Berita Riau

Rp 8,8 Miliar Dikembalikan ke Pusat, Sepi Peminat hingga Harga Penyebab Batalnya 9 Proyek DAK

Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 milik Pemkab Pelalawan dengan total Rp 8,8 miliar terpaksa dikembalikan ke pusat.

Rp 8,8 Miliar Dikembalikan ke Pusat, Sepi Peminat hingga Harga Penyebab Batalnya 9 Proyek DAK
Istimewa
Asisten II Pemkab Pelalawan, Atmonadi 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 milik Pemkab Pelalawan dengan total Rp 8,8 miliar terpaksa dikembalikan ke pemerintah pusat. Anggaran tersebut dikembalikan sebab sembilan paket proyek batal dilaksanakan karena kehabisan tenggat waktu proses pelelangan.

Alokasi dana untuk pembiayaan proyek pekerjaan pengadaan dan konstruksi yang dibiayai pemerintah pusat itu tak bisa digunakan lagi untuk pembangunan daerah.

"Kalau sudah batal seperti ini, duitnya akan kembali ke pusat. Tapi tahun depan masih bisa kita ajukan kembali," tutur Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setdakab Pelalawan Atmonadi, Minggu (28/7/2019).

Atmonadi menjelaskan, batalnya pelaksanaan paket proyek itu diakibatkan oleh tidak terkejarnya target waktu yang diberikan pemerintah pusat. OPD penerima DAK tak berhasil menuntaskan prosedur tender berdasarkan petunjuk yang ada.

Berdasarkan instruksi pusat, proyek bersumber dari DAK harus sudah memasuki masa teken kontrak per tanggal 22 Juli lalu.

Tiga OPD, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan (Diskes), dan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) tak mampu mencapai target itu. Meskipun sudah diingatkan jauh-jauh hari dan diberikan penjelasan lengkap, bahkan sering jadi topik pembahasan dala setiap coffee morning oleh Bupati HM Harris.

"Total nilai DAK kita tahun ini sebesar Rp 119 miliar dari seluruh OPD. Yang batal ada sembilan paket senilai Rp 8,8 miliar," jelasnya.

Paket DAK yang batal dilaksanakan diantaranya, Dinas PUPR pembangunan tambahan IPA/uprating SPAM PAMSIMAS di Desa Bukit Gajah dan Desa Silikuan Hulu-Ukui Rp 1,1 miliar.

Pembangunan tambahan IPA/Uprating SPAM PAMSIMAS kapasitas 1,2 liter/Det di Desa Sialang Bungkuk-Bandar Petalangan Rp 360 juta. Pembangunan tambahan IPA/Uprating SPAM PAMSIMAS kapasitas 1,2 liter /Det di Desa Mayangsari-Pangkalan Lesung Rp 471 juta. Rehabilitasi DIR Serapung pintu air dan bangunan pelengkap Rp 2,3 miliar.

Untuk Disbunak, pembangunan jalan produksi perkebunan Desa Tambak Langgam Rp 260 juta. Pembangunan jalan produksi perkebunan Kelurahan Kerumutan Rp 260 juta.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved