Sempat Kabur ke Atap Rumah Warga, Dua Terduga Curanmor di Medan Tewas Dihakimi Massa

Dua pria meregang nyawa setelah dihajar massa di Medan. Keduanya dipergoki saat hendak membawa kabur motor Honda CBR dari parkiran masjid.

Sempat Kabur ke Atap Rumah Warga, Dua Terduga Curanmor di Medan Tewas Dihakimi Massa
tribun medan
Dua terduga pelaku curanmor tewas dihakimi warga di Medan, Sumut. Kedua pelaku kedapatan warga saat hendak membawa kabur motor Honda CBR dari sebuah parkiran masjid. 

tribunpekanbaru.com - Amuk massa kembali terjadi dan menewaskan terduga pelaku kejahatan jalanan. Kali ini, dua dari tiga pria yang diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor, tewas dihakimi massa, usai diperegoki warga saat sedang beraksi.

Menurut informasi yang didapat, dua orang terduga pelaku beraksi di halaman Masjid Al Ridho, Jalan Tuasan, Gang Rukun, Kelurahan Siderejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (26/7) malam lalu. Saat itu, mereka langsung dikepung warga yang marah.

Kabar yang beredar, kedua pria yang tewas diamuk massa itu merupakan warga Pasar VI Tembung Kecamatan Percutseituan.

Awalnya, kedua pelaku terlihat berboncengan mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Tuasan. Saat keduanya melintas, tepat di depan Masjid Al Ridho, mereka melihat ada sepeda motor Honda CBR BK 3612 AGW milik jemaah masjid bernama Agung, yang terparkir di depan masjid.

Tidak mau kehilangan momen, keduanya diduga beraksi untuk mencuri sepeda motor tersebut. Namun naas, saat hendak membawa kabur motor milik korban, aksi keduanya dilihat seorang warga sekitar yang langsung meneriakinya maling. Teriakan itu spontan memancing kedatangan warga lainnya. Kedua orang ini tentu tak ingin ditangkap massa. Mereka pun berupaya kabur.

Pelaku kemudian berlari hingga ke Jalan Tangkul 1, Gang Watas, Kelurahan Siderejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung. Melihat itu, warga lalu mengejar keduanya dengan cara mengepung lokasi. Kepungan warga yang semakin banyak itu, membuat upaya pelarian menjadi sulit. Keduanya lantas memilih menaiki atap rumah seorang warga dan akhirnya menyerahkan diri serta turun dari atap.

Namun warga yang sudah terlanjur kesal, langsung menyambut keduanya dengan pukulan dan tendangan bertubi-tubi setibanya mereka di bawah. Aksi pengeroyokan itu bahkan membuat keduanya langsung tewas di tempat.

Mengetahui kedua pelaku tewas, warga kemudian menghubungi pihak kepolisian dari Polsek Percut Seituan Petugas mendapat informasi tersebut langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Panit Reskrim Polsek Percut Seituan, Ipda Supriadi di lokasi kejadian membenarkan kedua orang tersebut ditangkap dan dihakimi warga hingga tewas.

"Kita masih mencari indentitas kedua pelaku karena tidak ada kartu identitas yang ditemukan. Sedangkan korban sudah membuat laporan resmi," ujar Supriadi, Sabtu (27/7). (rin/tribun medan)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved