Tak Gentar Diboikot Amerika Serikat, Huawei Buka Lowongan Kerja: Tawarkan Gaji Rp 150 Juta per Bulan

Raksasa teknologi dari Tiongkok yaitu Huawei sedang membuka lowongan pekerjaan dengan iming-iming gaji yang sangat besar.

Tak Gentar Diboikot Amerika Serikat, Huawei Buka Lowongan Kerja: Tawarkan Gaji Rp 150 Juta per Bulan
Smartphone Android Huawei P8 dilengkapi dengan kamera utama 13 MP. 

Tak Gentar Diboikot Amerika Serikat, Huawei Buka Lowongan Kerja: Tawarkan Gaji Rp 150 Juta per Bulan

TRIBUNPEKANBARU.COM - - Ada kabar baik bagi kalian para job seeker yang punya skill mumpuni di bidang teknologi.

Raksasa teknologi dari Tiongkok yaitu Huawei sedang membuka lowongan pekerjaan dengan iming-iming gaji yang sangat besar.

Mengutip South China Morning Post, saat ini Huawei sedang mengambil ancang-ancang untuk memperkuat dirinya menghadapi boikot dari Amerika Serikat.

Markas besar Huawei di Shenzen kabarnya sedang mencari 20-30 calon karyawan berbakat untuk bersaing di pasar global.

Tapi tunggu dulu, Huawei kabarnya cuma akan merekrut lulusan baru dengan gelar doktor.

Baca: VIRAL! Ada Penampakan saat Ketik Kedungwaru Kidul di Google Maps, Apa yang Anda Lihat?

Baca: Seorang Wanita yang Melihat Sosok Tuyul Menggondol Uang Pernikahan: Tak Jadi Gelar Resepsi Mewah

Untuk gajinya yang ditawarkan cukup fantastis. Dalam setahun Huawei berani memberi gaji yang setara dengan Rp 1,8 miliar sampai Rp 4 miliar.

Kalau dirata-rata, gaji bulanan yang diberikan Huawei bisa mencapai Rp 150-340 jutaan perbulan.

Sebagai catatan, lowongan yang dibuka kali ini adalah lowongan untuk generasi pertama.

Baca: UPDATE! 5 Fakta Terbaru Hubungan Sedarah Saudara Kandung Hingga Miliki Anak: Ternyata Ini Pemicunya

Baca: Terungkap! TNI Sebut Sumber Senjata & Dugaan Penyamaran KKB Papua: Jadi Pejabat hingga Anggota DPRD

Baca: Gisella Pamer Perut Rata Bareng Wijin, Kekasihnya Dituduh Cuma Numpang Tenar

Artinya dalam beberapa waktu ke depan Huawei masih akan membuka lowongan baru untuk generasi-generasi berikutnya.

Huawei sekarang memang jadi semakin serius untuk bisa bersaing di dunia teknologi.

Salah satu alasan utamanya adalah untuk menunjukkan kalau perusahaan teknologi Asia juga mampu bersaing secara mandiri.

Huawei juga sudah bersiap-siap setelah produknya mulai diboikot di Amerika Serikat dan juga terancam kehilangan lisensi penggunaan sistem Android.

Walaupun begitu, saat ini Huawei masih berhasil memimpin penjualan produk HP dunia bersama dengan Samsung dan berhasil mengalahkan dominasi Apple. (*)

Tak Gentar Diboikot Amerika Serikat, Huawei Buka Lowongan Kerja: Tawarkan Gaji Rp 150 Juta per Bulan

Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved