Terungkap! TNI Sebut Sumber Senjata & Dugaan Penyamaran KKB Papua: Jadi Pejabat hingga Anggota DPRD

TNI mengungkap adanya dugaan penyamaran anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua di tengah masyarakat Nduga.

Terungkap! TNI Sebut Sumber Senjata & Dugaan Penyamaran KKB Papua: Jadi Pejabat hingga Anggota DPRD
ist
ilustrasi - TNI Kuasai Markas KKB Papua, Egianus Kogoya: Kami Siap Balas Dendam Secepatnya 

Terungkap! TNI Sebut Sumber Senjata & Dugaan Penyamaran KKB Papua: Jadi Pejabat hingga Anggota DPRD

TRIBUNPEKANBARU.COM -  TNI mengungkap adanya dugaan penyamaran anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua di tengah masyarakat Nduga.

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Kelompok Separatis Papua Diduga Membaur di Tengah Masyarakat', dugaan penyamaran anggota KKB Papua ini diungkapkan oleh Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf M Aidi

Aidi mengungkapkan, anggota KKB Papua di wilayah Nduga, Papua, bisa saja menyamar dan berbaur di tengah masyarakat.

Bahkan, menurut Aidi, anggota KKB Papua dapat membaur menjadi pejabat daerah, anggota dewan, hingga anggota lembaga swadaya masyarakat.

“Pemberontak ini bisa berperan sebagai rakyat biasa, pejabat daerah, anggota dewan dan LSM. Bisa saja mereka berbaur seperti ini. Walau itu masih bersifat analisis pribadi,” ujar Aidi kepada wartawan, Jumat (26/7/2019).  

VIDEO Kronologi TNI Tewaskan 1 Anggota KKB Papua Saat Baku Tembak
VIDEO Kronologi TNI Tewaskan 1 Anggota KKB Papua Saat Baku Tembak (Youtube)

Baca: VIDEO Cara Wudhu, Doa Wudhu dan Syarat-syarat Wudhu yang Benar dan Sesuai Sunnah Nabi

Baca: Frustasi & Alami Penyiksaan Psikologis, Seorang Suami Ceraikan Istrinya, Penyebabnya Bikin Melongo

Baca: Gisella Pamer Perut Rata Bareng Wijin, Kekasihnya Dituduh Cuma Numpang Tenar

Menurut Aidi, dugaan itu muncul karena setiap kelompok tersebut akan melakukan pemberontakan atau pasca peristiwa, lalu para tokoh atau beberapa pejabat akan membuat pernyataan kepada publik yang intinya mendukung KKB Papua.

Menurut Aidi, sejak 1997 sampai 2018 tidak ada parat TNI yang ditempatkan di wilayah Nduga.

Hal itu terjadi karena keterbatasan infrastruktur.

“Kami hanya punya punya Pos Koramil dan Polsek di ibukota kabupaten, tapi di pedalaman tidak ada, sehingga mereka (kelompok separatis) tumbuh subur dan leluasa menanamkan pengaruhnya kepada masyarakat setempat di sana,” kata Aidi.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved