Breaking News:

Berita Riau

KISAH Pemadam Kebakaran Hutan & Lahan di Riau: Terperosok hingga Terbenam Setengah Badan

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kecamatan Dayun tak kunjung padam hingga Senin (29/7/2019).

istimewa
Petugas Damkar BPBD Siak memadamkan api di perkebunan sawit warga kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Jumat (12/7/2019). 

KISAH Pemadam Kebakaran Hutan & Lahan di Riau: Terperosok hingga Terbenam Setengah Badan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kecamatan Dayun tak kunjung padam hingga Senin (29/7/2019).

Titik api menyebar di KM 79-80 yang berdekatan dengan pompa minyak Badan Operasional Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako (BSP) - Pertamina Hulu.

Sedangkan bekas kebakaran lahan minggu lalu, di Km 69 dan 72 Dayun juga kembali berasap.

Akibatnya, kecamatan Dayun tersebut dikepung kabut asap.

Aroma reranting terbakar begitu menyengat di wilayah penghasil minyak bumi itu.

Karhutla yang memamah perkebunan kelapa sawit dan semak belukar itu semakin cepat menyebar.

Lokasi juga tidak terlalu jauh dari konsesi PT Ekawana dan hutan penyangga Taman Nasional Zamrud.

Kedalaman gambut pada areal itu juga terbilang dalam, sekitar 3-4 meter.

Baca: Pesan Viral di Grup WA Tentang Pendaftaran Perwira TNI Ternyata Hoaks!

Baca: 6 Petugas Pemadam Kebakaran Dikerahkan Untuk Lepaskan Cincin Yang Melingkar di Jari Seorang Pemuda

Baca: Astaga, BK Rudapaksa Nenek 74 Tahun di Lhoksukon, Aceh Utara, dengan Alasan Mau Mengobati

SETENGAH BADAN Danramil Mayor Inf Suratno TERBENAM di Gambut Panas Saat Pemadaman Karhutla di Riau
SETENGAH BADAN Danramil Mayor Inf Suratno TERBENAM di Gambut Panas Saat Pemadaman Karhutla di Riau (Istimewa)

Kondisi itu semakin menyulitkan petugas pemadaman untuk mengejar kepala api. Para petugas kerap terperosok saat berjibaku menyemprotkan air ke areal yang terbakar.

Kepala Bidang Damkar BPBD Siak Irwan Pryatna terperosok saat memadamkan api.

Separuh badannya terkubur.

Petugas Damkar gabungan lainnya terkejut, lalu membantu mengeluarkan Irwan dari kubangan gambut itu.

Di sekelilingnya, sejauh mata memandang rumpun-rumpun sawit sudah gosong, asap mengepul dari dalam tanah.

Baca: Dihadapan Polisi, Pria Yang Mati Hidup Lagi Mengaku Keturunan Keraton Solo, Mati Setelah Bersujud

Baca: Dua Harimau Sumatera Bakal Dilepasliarkan

Baca: Negara Rugi Rp 316 Juta,Diduga Korupsi Dana Desa,Mantan Kades di Kampar Riau Dibekuk di Purwokerto

"Saya sedih saat melihat pokok-pokok sawit yang sudah gosong, asap seakan keluar dari dalam tanah, bau ranting terakar menyengat hidung, mata berair terkena asap. Hati saya sedih sekali saat saya pendarkan pandangan ke sekeliling, padahal separuh badan saya ada di dalam tanah yang mengeluarkan asap itu," kata Irwan.

Saat petugas lain mengangkat tangannya ke permukaan, Irwan justru tidak mempedulikan badannya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved