Wabup Inhil Tegaskan Pengerjaan Jalan Tembilahan-Simpang Kuala Saka Selesai 180 Hari Kerja

Wakil Bupati Inhil, Syamsuddin Uti, menegaskan jalan Tembilahan-Simpang Kuala Saka merupakan urat nadi perekonomian warga.

Wabup Inhil Tegaskan Pengerjaan Jalan Tembilahan-Simpang Kuala Saka Selesai 180 Hari Kerja
tribun pekanbaru
Wakil Bupati Inhil, Syamsuddin Uti, saat meninjau pengerjaan jalan Tembilahan–Simpang Kuala Saka, Minggu (28/7) lalu. 

tribunpekanbaru.com - Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Inhil, H Syamsuddin Uti, mengingatkan pihak rekanan agar dapat menggesa penyelesaian pekerjaan perbaikan ruas jalan Tembilahan–Simpang Kuala Saka, dengan tetap memperhatikan kualitas.

Syamsuddin mengaku sudah mengetahui keluhan warga terkait infrastruktur, karena terus memantau melalui media sosial, khususnya terkait infrastruktur jalan.

“Saya selalu memantau, seperti jalan ini sampai viral. Insya Allah dalam waktu yang ditentukan yakni 180 hari, ruas jalan Tembilahan–Simpang Kuala Saka dapat rampung dengan kualitas baik. Saya tahu kontraktornya, saya bisa panggil,” ujar pria yang biasa disapa SU ini, saat meninjau pengerjaan jalan di sekitar Jalan Beringin Tembilahan, Minggu (28/7) lalu.

Dia lantas minta masyarakat, terutama pengguna jalan bersabar menjelang perbaikan ruas jalan Tembilahan–Simpang Kuala Saka rampung. Menurutnya, ruas jalan Tembilahan–Simpang Kuala Saka merupakan urat nadi perekonomian masyarakat dan menjadi kebutuhan, baik masyarakat yang berdomisili di sekitar ruas jalan, maupun yang melintasi jalan seperti warga Kecamatan Batang Tuaka, GAS, Gaung, dan lainnya.

“Jika tidak segera dilaksanakan, perekonomian masyarakat akan tersendat. Bagaimana masyarakat mau memanfaatkan jalan ini untuk membawa barang ke Tembilahan dengan kondisi jalan rusak parah. Apalagi kalau musim hujan ditambah air pasang. Makanya kita segera tindaklanjuti keluhan masyarakat,” ujarnya.

Pada peninjauan tersebut, Syamsuddin juga menemukan adanya kebocoran pipa PDAM akibat penggalian pelebaran ruas jalan tersebut. Dia pun berjanji segera menindaklanjuti kebocoran pipa, agar tidak menjadi masalah baru bagi masyarakat.

“Saya sudah minta masyarakat sekitar dan pekerja, yang bocor itu tolong jangan dilalui dulu. Kalau sudah tertimbun, susah nanti memperbaikinya,” tutur Syamsuddin.

Peningkatan ruas jalan dan jembatan Tembilahan–Simpang Kuala Saka, dikerjakan PT Riau Rancang Bangun dengan dana dari APBD Provinsi Riau senilai Rp7,1 miliar. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved