Berita Riau

Cuma Keluarkan Rp 5 Juta Buat Sosialisasi, Imam Masjid Sukses Jadi Caleg Terpilih Pileg 2019

Biaya politik yang mahal untuk duduk menjadi wakil rakyat ternyata tidak berlaku pada Caleg terpilih yang satu ini.

Cuma Keluarkan Rp 5 Juta Buat Sosialisasi, Imam Masjid Sukses Jadi Caleg Terpilih Pileg 2019
Istimewa
Suprigianto, Caleg terpilih DPRD Kuansing. 

"Jadi asal mau turun ke lapangan itu biasanya banyak yang nitipkan uang, ada yang Rp100 ribu dan Rp200 ribu satu orang, pokoknya saya betul-betul menangis melihat semangat teman-teman,"ujar Suprigianto.

Uniknya lagi caleg ini saat turun ke lapangan bersosialisasi dengan menaiki sepeda motor tahun rendah, karena Suprigianto tidak memiliki mobil untuk menemui masyarakatnya.

"Jadi di Pekanbaru pun saya tidak punya mobil, jadi kalau balik ke Kuansing untuk sosialisasi naik travel, sampai disana berkeliling naik sepeda motor,"ujar pria yang selama kuliahnya bekerja sebagai petugas menjaga masjid alias gorim.

Baca: DAFTAR PERUSAHAAN Penyedia LOWONGAN KERJA Pekanbaru Job Expo Disnaker Hadirkan Aplikasi Info Kerja

Suprigianto juga bersyukur saat melakukan sosialisasi ke masyarakat mendapat dukungan dari keluarga dan kerabatnya, bahkan banyak keluarga yang menyumbangkan uang untuk keperluan sosialisasinya.

"Pokoknya keluarga membantu semuanya, ada yang membantu baliho, uang dan makan serta minuman,"ujar Suprigianto.

Dukungan penuh keluarga dan masyarakat ini jugalah yang membuat Suprigianto bisa duduk sebagai wakil rakyat, untuk itu ia mengaku terharu ketika mendapatkan suara yang banyak dan bisa duduk.

"Jadi setelah terpilih tentunya amanah masyarakat ini tidak akan saya sia-siakan dan akan perjuangkan dengan maksimal," ujar Suprigianto.

Suprigianto juga berharap kedepannya agar pembelajaran politik kepada masyarakat lebih ditingkatkan lagi, sehingga masyarakat lebih dewasa berpolitik.

Baca: WAKIL Rakyat Sebut Kasus Pelecehan pada Anak Tertinggi Kepulauan Meranti, Pertanyakan Status KLA

Sehingga caleg yang berjuang juga tidak mesti menyiapkan anggaran yang besar untuk pemilu.

"Jadi bukan politik transaksional lagi, kita harus berbuat dulu ke masyarakat baru kita minta dukungan, Insa Allah akan dipilih tanpa memberikan imbalan,"ujar Suprigianto.(tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution).

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved