Diduga Cabuli Murid SD Seorang Pria di Padang Dikurung Dalam Toilet Masjid

Jemaah masjid sengaja mengurung pria tersebut karena khawatir diamuk massa yang makin banyak, sambil menunggu kedatangan polisi.

Diduga Cabuli Murid SD Seorang Pria di Padang Dikurung Dalam Toilet Masjid
tribun padang
Warga memenuhi toilet sebuah masjid di Piai Atas, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Padang. Seorang pria yang diduga cabul terhadap seorang siswi SD dikurung dalam toilet untuk menghindari amukan massa. 

tribunpekanbaru.com - Seorang pria diduga pelaku cabul, diamankan di dalam toilet sebuah masjid di Piai Atas, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Pria yang diduga pelaku cabul itu dikurung dalam toilet masjid untuk menghindari amukan massa yang geram dengan aksinya.

Pantauan Tribun Padang, di lokasi kejadian terlihat ramai didatangi warga. Sedangkan korban sudah dibawa dan diamankan di Polsek Pauh ditemani orangtuanya. Sementara pelaku dikurung di toilet masjid sambil menunggu polisi datang.

"Pelakunya tadi berada di dalam toilet wanita," ujar saksi bernama Erik (33), Selasa (30/7).

Erik mengaku tidak mengetahui pelaku tersebut warga mana. "Mungkin dia sedang ingin buang air kecil dan ia masuk ke toilet wanita. Selanjutnya ia tanya-tanya kepada anak tersebut, seperti namanya siapa, kelas berapa, dan anak tersebut mengatakan bahwa ia saat ini berada di kelas enam SD," ujarnya.

Erik lalu menceritakan, korban mengatakan padanya bahwa di dalam toilet ada orang. Erik kemudian memanggil seseorang yang ada di masjid dan kemudian menanyakan apa yang telah diperbuat pelaku.

"Terus saya panggil abang yang ada di dalam masjid, dan saat keluar saya pegang pelaku, dan saya tanyakan kepada pelaku," ujarnya.

Ia menanyakan apa yang telah diperbuat pada anak tersebut di dalam toilet wanita. Namun tiba-tiba korban mengatakan kalau dirinya dipepet oleh pelaku dalam toilet.

"Anak tersebut mengaku diraba-raba di dalam toilet kamar mandi masjid," katanya.

Salah satu warga yang berada di dalam masjid yang ikut dipanggil oleh Erik (33) bernama Andi (38), menjelaskan bahwa kejadian terjadi tersebut tidak diketahuinya secara detail.

"Saya tidak tahu pasti anak tersebut diapakan di dalam toilet masjid, namun saya dipanggil oleh Erik tadi," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.25 WIB. "Pelakunya menggunakan sepeda motor," terangnya.

Ia menjelaskan, bahwa ia hanya jamaah yang hendak menunaikan ibadah dan terlihat orang sudah ramai.

"Saya dipanggil dan untuk menghindari amukan masa, pelaku kami kurung di dalam toilet masjid," katanya. (rin/tribun padang)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved