Berita Riau

Pertahankan 47 Ekor Harimau di TNBT Riau, Gelar Aksi Nyata di Peringatan Global Tiger Day

Tahun 2019 ini, peringatan Global Tiger day (GTD) fokus pada upaya penyelamatan dan pelestarian satwa langka Harimau Sumatera.

Pertahankan 47 Ekor Harimau di TNBT Riau, Gelar Aksi Nyata di Peringatan Global Tiger Day
istimewa
Live talkshow seputar aksi penyelematan Harimau Sumatera yang digelar TNBT Inhu akhir pekan lalu. 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Selama akhir pekan lalu, Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka peringatan Hari Harimau Sedunia atau Global Tiger Day (GTD) diperingati setiap tanggal 29 Juli.

Tahun 2019 ini, GTD fokus pada upaya penyelamatan dan pelestarian satwa langka tersebut. Berdasarkan data statistik TNBT tahun 2017, terdapat 47 ekor Harimau Sumatera yang hidup di TNBT.

Kepala Balai TNBT, Darmanto menyampaikan, pada GTD tahun 2019 ini pihaknya menggelar sejumlah kegiatan dengan mengusung tema,’Aksi Kita Untuk Harimau Kita’ dan tagar #time4tigers.

"Tema ini memiliki makna, yaitu bagaimana aksi nyata dan kerja kita dapat memberikan dampak positif dalam upaya pelestarian Harimau Sumatera," kata Darmanto, Selasa (30/7/2019).

Sejumlah kegiatan yang digelar, antara lain sosialisasi ke desa-desa dan sekolah-sekolah di daerah penyangga dalam bentuk kegiatan visit to school. Sosialisasi ini sudah dilaksanakan sejak awal Juli 2019.

Kegiatan selanjutnya adalah pameran Harimau Expo yang digelar pada tanggal 27-28 Juli 2019.

"Pameran ini didukung oleh mitra kerja Yayasan Penyelamatan dan Konservasi Harimau Sumatera (PKHS) dan Frankfurt Zoological Society Jambi," katanya.

Selain itu, TNBT juga melakukan patroli sapu jerat.

"Patroli sapu jerat ini dilaksanakan dengan masyarakat yang merupakan mitra Polhut, dan dilaksanakan dari bulan Juni sampai dengan sekarang," kata Darmanto.

Puncaknya, TNBT menggelar senam sehat Maumere di Kecamatan Batang Gansal dan live talkshow yang melibatkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu Selamat, aktivis Yayasan PKHS Muhammad Yunus, dan juga Perwakilan WWF Indonesia.

"Balai TNBT akan terus berupaya untuk melestarikan keberadaan Harimau Sumatera, baik melalui upaya preventif, preemtif, persuasif maupun represif sesuai kaedah-kaedah yang diatur dalam UU nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya," pungkas Darmanto. (Tribunpekanbaru.com/bynton simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved