Berita Riau

PNS Dituntut Loyal pada Pimpinan, Bupati Siak Riau Ambil Sumpah Ratusan Aparatur Sipil Negara

Bupati Siak Alfedri mengambil sumpah ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Siak, Selasa (30/7/2019) di kantor bupati.

PNS Dituntut Loyal pada Pimpinan, Bupati Siak Riau Ambil Sumpah Ratusan Aparatur Sipil Negara
istimewa
Bupati Siak Alfedri bersalaman dengan sejumlah PNS seusai pengambilan sumpah, Selasa (30/7/2019) di kantor Bupati Siak. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK- Bupati Siak Alfedri mengambil sumpah ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Siak, Selasa (30/7/2019) di kantor bupati.

PNS tersebut terdiri dari tenaga pelaksana di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga kesehatan, tenaga guru dan lainnya yang diangkat dari honorer K1 dan K2, dari pegawai tidak tetap (PTT) maupun melalui seleksi umum.

Bupati Alfedri mengingatkan PNS loyal terhadap pimpinan. Sebab, loyalitas tersebut diperlukan untuk memperkuat instansi pemerintahan.

"Kalau bisa pegawai itu punya pemikiran seperti Bupati, atau how to manage your boss," kata Alfedri.

Menurut Alfedri, seorang pegawai bisa menyelamatkan pimpinan dan bukan menjerumuskan pimpinan. Selain itu memiliki pemikiran seperti bupati, memiliki loyalitas yang tinggi untuk memajukan daerah, dan siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

"Loyalitas bagi PNS itu sangat penting. Loyalitas itu bukan asal bapak senang tapi melainkan patuh memenuhi arahan pimpinan dan terhadap pekerjaan," jelas Alfedri.

Menurut dia, kesiapan dan kemauan untuk mengubah pola pikir, sikap dan perilaku sebagai PNS yang berintegritas dan profesional menjadi pondasi dan esensi strategis yang menentukan keberhasilan reformasi dan birokrasi.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Aparatur Negeri Sipil BKPSDMD Siak, Fuad Alsagaf mengatakan, pengambilan sumpah PNS ini sangat penting bagi seorang aparatur negara.

Kewajiban bagi PNS mengucapkan sumpah/janji ini diatur dalam pasal 66 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

"Setiap calon PNS dan PNS wajib mengucapkan sumpah/janji, begitu bunyi Pasal 66 ayat (1) yang terdiri dari 141 Pasal dan disahkan pada 15 Januari 2014 tersebut," terang Fuad.

Hal ini lanjut dia, sebagai pembinaan mental PNS yang jujur, bersih dan sadar akan kewajiban dan tanggungjawabnya sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

Selain Pasal 66 ayat (1), kewajiban dimaksud juga diatur dalam Pasal 39 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved