Sudah Dapar Sosialisasi, Puluhan PNS di Meranti Tetap Terjaring Razia Polisi

Selama dua pekan melalui razia rutin yang dilaksanakan, Satlantas Polres Kepulauan Meranti mengamankan ratusan pengendara. Puluhannya adalah ASN.

Sudah Dapar Sosialisasi, Puluhan PNS di Meranti Tetap Terjaring Razia Polisi
Foto/Istimewa
RAZIA - Razia rutin yang digelar Satlantas Polres Kepulauan Meranti berhasil menertibkan dan menilang ratusan pengendara. Puluhan di antaranya bahkan berstatus PNS. Padahal sebelumnya polisi telah melakukan sosialisasi di Pemkab Kepulauan Meranti.

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Selama dua pekan melalui razia rutin yang dilaksanakan, Satlantas Polres Kepulauan Meranti berhasil mengamankan ratusan pengendara.

Bahkan puluhan di antaranya berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Hal ini disampaikan Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek SH MH melalui Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti AKP Teguh Wiyono SH, Selasa (30/7/2019) siang.

"Semua jajaran Polda Riau sudah melakukan penegakkan hukum dan penilangan. Ini dilakukan terutama terhadap pelanggaran kasat mata," ungkapnya.

Sebelum melakukan penindakan selama dua Minggu ini dikatakan Teguh, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada instansi pemerintah maupun perusahaan agar taat dan tertib dalam berlalu lintas.

"Sebelumnya kita sudah sosialisasi kepada Pemda pada saat apel dan hal itu sudah diizinkan oleh Sekda. Sementara dikantor DPRD Meranti kita melakukan sosialisasi sudah izin dulu kepada Sekwan dan untuk Apel Satpol PP Meranti kita sudah izin kepada Kasat Pol PP Meranti," ujarnya.

Baca: JCH Sudah Ikuti Bimbingan Teknis Pelaksanaan Wukuf Sebelum Menuju Arafah

Baca: KPK Ingatkan Gubri agar Mutasi Bebas dari Unsur Suka dan Tak Suka

Sehingga dikatakan Teguh saat melakukan razia rutin di jalan, pihaknya tidak lagi melayangkan teguran melainkan penindakan.

"Kita melakukan penegakkan hukum di lapangan. Jika kedapatan PNS maka tidak ada dilakukan teguran lantaran kita sudah terlebih dahulu melakukan sosialisasi," tegasnya.

Teguh mengatakan bahwa melalui penindakan selama dua minggu ini, pihaknya menilang ratusan pengguna kendaraan roda dua.

Dimana penilangan yang dilakukan didominasi karena masyarakat tidak menggunakan helm.

"Ada sekitar 20 kendaraan yang dikendarai oleh PNS kami tilang dan ratusan kendaraan bagi masyarakat lainnya juga ikut ditilang," ujarnya.

Dijelaskan Teguh kesadaran pengendara dalam mengunakan helm saat pagi hari 90 persen, siang 50 persen serta dimalam hari hanya 20 persen.

"Awal Januari hingga saat ini terhitung kecelakaan lalu lintas sudah mencapai 12 kasus dan itu tercatat saat sampai permasalahan di kantor. Tadi pagi kita juga sempat menilang tujuh kendaraan," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Teddy Yohannes Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved