BI Terus Perkuat Ekonomi Syariah

Wujudkan Indonesia menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah, Bank Indonesia (BI) perluas cakupan kegiatan Festival Ekonomi Syariah dan Indonesia Sha

BI Terus Perkuat Ekonomi Syariah
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau saat membuka gerai penukaran uang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wujudkan Indonesia menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah, Bank Indonesia (BI) perluas cakupan kegiatan Festival Ekonomi Syariah dan Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) tahun 2019.

Untuk tahun ini Festival Ekonomi Syariah (FESyar) dilaksanakan BI di 3 wilayah, yakni FESyar Regional Sumatera, FESyar Kawasan Timur Indonesia, dan FESyar Regional Jawa yang sekaligus merupakan FESyar tingkat nasional.

Dalam hal ini Kantor Perwakilan BI Riau juga mengikuti FESyar Regional Sumatera bersama dengan 12 Kantor Perwakilan BI lainnya di Pulau Sumatera yakni Aceh, Loksmawe, Medan, Sibolga, Siantar, Sumbar, Riau, Bengkulu, Lampung, Palembang, Jambi, Babel dan Batam.

"Untuk tahun ini FESyar Regional Sumatera selain dilaksanakan di beberapa kantor BI Regional Sumatera, juga akan difokuskan di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) 2-5 Agustus mendatang," ujar Kepala Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Riau Teguh Setiadi kepada Tribun, Rabu (31/7/2019) usai Teleconference dengan 12 Kpw BI Regional Sumatera jelang Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera di Palembang.

Pada FESyar itu kata Teguh, 2 perwakilan dari Riau masuk final yakni kategori Pesantren Unggulan di wakili Pesantren Khalid Bin Walid di Rokan Hulu dan kategori Lembaga Zakat Infak, Sadakah dan Wakaf (Ziswaf) diwakili BAZ Pekanbaru.

"Jadi kita sangat yakin 2 perwakilan kita itu akan menang di grand final nanti," ucap Teguh.

Selain kedua lomba diatas, ada pula jenis perlombaan lain yang diikuti BI Riau yakni nasyid, kisah nabi dan enterpreneurship muda syariah,. "Untuk tiga perlombaan itu kita gagal masuk final," ungkap Teguh.

Dijelaskan Teguh Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera merupakan platform alternatif untuk memperkenalkan pengembangan ekonomi syariah.

"Untuk di Riau kita sudah melaksanakannya di Living World beberapa hari yang lalu dan kita lakukan pameran pelaku produk syariah misalnya UMKM Syariah dan sebagainya terkait ekonomi syariah," papar Teguh.

Saat ini terang Teguh, ekonomi Syariah merupakan satu flatform ekonomi di Indonesia termasuk di Riau.

"Sebab untuk mengembangkan ekonomi syariah ini peluangnya cukup besar dan mudah apalagi mayoritas di Indonesia adalah muslim dan termasuk di Riau," ujarnya.

Namun kenyataannya kata Teguh lagi, tidak semuanya mempunyai pemahaman yang sama. "Untuk itulah berbagai program dilakukan BI untuk memperkenalkan ekonomi syariah ke masyarakat mulai dari Talk Show sampai ke FESyar," ucapnya. (rsy)

Penulis: Rino Syahril
Editor: kasri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved