Tiga Hari Tak Diambil, Besi Reklame yang Dipotong Jadi Milik Pemko Pekanbaru

Satpol PP Pekanbaru menegaskan, bila dalam tiga hari besi tiang reklame yang dipotong tidak diambil, maka akan menjadi aset Pemko Pekanbaru.

Tiga Hari Tak Diambil, Besi Reklame yang Dipotong Jadi Milik Pemko Pekanbaru
tribun pekanbaru
Petugas Satpol PP memotong satu tiang reklame yang diduga melanggar izin di kawasan Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, Rabu (31/7) malam. 

tribunpekanbaru.com - Pemilik tiang reklame yang diduga ilegal di Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru, pasrah melihat tempat reklame itu dirobohkan tim Satpol PP. Ia tidak melakukan penolakan saat dilakukan penertiban tiang reklame ilegal, Rabu (31/7) malam lalu.

Petugas dari Satpol PP Kota Pekanbaru memotong satu tiang yang berada di depan Kantor Metrologi Kota Pekanbaru, karena tiang itu disebut tidak punya izin dan menunggak pajak.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono, mengaku sudah menyurati pemilik tiang terkait penertiban tiang reklame ilegal. Pihaknya sudah memanggil langsung pemilik agar memotong sendiri tiang miliknya. Mereka juga mendapat peringatan berkali-kali, lantaran izin tiang reklame sudah habis sejak tahun 2016 silam.

"Kami sudah menyurati pemiliknya, tapi karena tidak ada tanggapan makanya langsung saja kita potong," tegas Agus kepada Tribun, Kamis (1/8).

Menurutnya, tim sudah mengamankan bagian demi bagian tiang reklame yang dipotong tersebut. Pihaknya bakal memproses tiang ini selama tiga hari.

"Bila tidak kunjung diambil oleh pemiliknya dalam tiga hari, maka tiang ini jadi milik Pemerintah Kota Pekanbaru," katanya.

Agus menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penertiban secara bertahap. Ia lantas mengajak pemilik tiang reklame untuk membenahi posisi pemasangannya agar tidak menyalahi aturan.

Pemko Pekanbaru, menurutnya, tidak ingin tiang reklame tumbuh sembarangan. Pemilik tiang harus ikut menjaga keindahan wajah kota, terutama di ruas jalan protokol.

"Kalau memang posisinya menganggu ketertiban umum, ya kita tertibkan saja," kata Agus lagi. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved