Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berhasil Dongkrak Pariwisata, Tour de Singkarak Tahun Ini Libatkan Provinsi Jambi

Balap sepeda jalan raya Tour de Singkarak akan digelar November 2019 mendatang. Ada etape baru melewati Kerinci dan Sungai Penuh, Jambi.

Penulis: rinaldi | Editor: rinaldi

tribunpekanbaru.com - Pelaksanaan kejuaraan balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) setiap tahun di Sumatra Barat (Sumbar), dinilai berhasil meningkatkan kedatangan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian mengatakan, Tour de Singkarak sejak awal salah satu tujuannya memang untuk meningkatkan kedatangan jumlah wisatawan.

"Menyelenggarakan event bentuk upaya Sumbar meningkatkan kunjungan wisata. Walaupun Tour de Singkarak bukan semata-mata menggairahkan olahraga, melainkan bagaimana olahraga bisa meningkatkan pariwisata Sumbar," jelas Oni Yulfian Minggu (4/8).

Pada TdS tahun ini, peserta balap sepeda akan melewati beberapa lokasi wisata. Tak hanya itu, masyarakat juga akan memenuhi titik-titik yang dilewati peserta TdS. "Di kelok 44 misalnya. Masyarakat dan media akan memotret momen menarik. Begitu pula para pembalap. Sembari bersepeda, mereka bisa melihat kiri dan kanan keindahan Sumbar," ujar Oni.

Pada 2019 ini, Tour de Singkarak akan dilaksanakan 2-10 November menempuh 9 etape. Hanya 14 kabupaten dan kota di Sumbar yang menjadi tuan rumah TdS 2019, karena lima daerah yaitu Pasaman Barat, Padang Pariaman, Sijunjung, dan Kota Solok tidak ikut serta karena beberapa alasan.

Tour de Singkarak menghabiskan Rp8 miliar dari APBD Sumbar untuk penyelenggaran. Sementara masing-masing daerah yang jadi tuan rumah juga mengucurkan dana untuk seremonial di titik start maupun finish.

"Kami terus mendorong kabupaten/kota lebih kreatif memanfaatkan event terbesar di Indonesia ini. Sebab acara ini sudah dimulai 11 tahun lalu. Jika tidak semangat, apa yang sudah kita lakukan tidak akan membuahkan hasil," jelas Oni.

Dia mengatakan, keberhasilan TdS meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sumbar, memang belum bisa diukur. Tapi menurutnya, jumlah kedatangan wisatawan nusantara memang meningkat dan bertambah. "Apakah itu karena TdS kami belum bisa menggolongkan. Kami belum punya instrumen mengukur itu," terangnya.

Selain itu, Oni menambahkan, dua daerah di Provinsi Jambi hampir dipastikan ikut jadi tuan rumah TdS 2019 yaitu pada etape 7 dan 8. "Kami berkomitmen dengan Pemrov Jambi, TdS akan melewati Kerinci dan Sungai Penuh," katanya.

Saat ini, ujar dia, tim survei sedang menyisir kondisi jalan serta kesiapan daerah sebagai tuan rumah. "Beberapa daerah sudah disurvei, terakhir di Solok Selatan sebagai lokasi finis etape 6," terangnya.

Tour de Singkarak merupakan ajang sport tourism terbesar di Indonesia. Balap sepeda jalan raya jarak jauh ini juga tercatat di agenda resmi Union Cycliste International (UCI) dengan kategori 2.2.

Di tingkat dunia, kepopuleran Tds berada di peringkat lima setelah Tour de France, Giro d’Italia, Vuelta a Espana, dan Santos Tour Down Under. (rin/tribun padang)

Etape Tour de Singkarak 2019:
Etape I : Kota Pariaman-Tanah Datar
Etape II : Pasaman- Bukittinggi
Etape III : Payakumbuh-Sawahlunto
Etape IV : Limapuluh Kota-Dharmasraya
Etape V : Kabupaten Solok-Agam
Etape VI : Padang Panjang-Solok Selatan
Etape VII : Kayu Aro-Kerinci
Etape VIII : Sungai Penuh-Pesisir Selatan
Etape IX : Pesisir Selatan-Padang

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved