Berita Riau

Bupati Siak Riau Prihatin Kabut Asap, Minta Polisi Tidak Tegas Pembakar Lahan

Bupati Siak Alfedri prihatin dengan bertambahnya titik api di kabupaten yang dipimpinnya. Dia meminta polisi tindak tegas pelaku karhutla.

Bupati Siak Riau Prihatin Kabut Asap, Minta Polisi Tidak Tegas Pembakar Lahan
istimewa
Bupati Siak Alfedri 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK- Bupati Siak Alfedri prihatin dengan bertambahnya titik api di kabupaten yang dipimpinnya.

Meski belum mencapai angka 100 hektare, namun dia meminta polisi menindak tegas pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kita terus berkoordinsi dengan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan pihak perusahaan-perusahaan. Tidak satu pun pihak yang menginginkan kejadian karhutla, karena itu kita minta polisi tegas," kata Alfedri, Minggu (4/8/2019).

Alfedri selalu memantau perkembangan setiap hari. Titik terparah saat ini ada di Siberuk, selain sebelumnya ada di Km 79-80 Dayun dan Sri Gemilang Koto Gasib.

Namun, luasan itu bertambah lagi di Km 4 Dayun, Dosan Pusako, Mengkapan Singai Apit, Paluh Sei Mempura.

"Yang memprihatinkan lagi di Tasik Betung itu Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Memang di sana lebih luas bagian Bengkalis tapi yang bagian Siak juga sudah kena," kata dia.

Ia juga sudah beberapa kali memohonkan bantuan Helikopter untuk water bombing ke titik-titik api terparah. Beberapa kali pula helikopter water bombing itu sudah bekerja.

"Kami juga sudah panggil camat dan penghulu kampung, agar sampaikan pesan ke masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ini sudah sering kita lakukan," kata dia.

Ia juga menyadari paparan kabut asap sesungguhnya mengkhawatirkan warga. Hanya saja, ketebalannya belum mencapai ambang batas membayakan.

"Jadi masih berada pada bawah ambang bahaya. Karena itu kita belum liburkan anak-anak sekolah," kata dia.

Meski begitu, Alfedri juga telah menginstruksikan agar Diskes Siak menyiapkan stok masker, Puskesmas memberikan pelayanan 24 jam, pun RSUD di seluruh Siak diminta memberikan pelayanan 24 jam untuk masyarakat.

"Di sebagian kecamatan, masker sudah dibagikan ke anak-anak sekolah. Seperti di kecamatan Dayun itu sendiri," ujar Alfedri. (myo)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved