Terima Kedatangan Dua Pemain Muda Riau yang Masuk Timnas, Gubri Minta Kompetisi Usia Muda Diaktifkan

Dua pemain sepakbola usia muda Riau diterima Gubernur Riau H Syamsuar. Keduanya masuk timnas pelajar U-16, dan U-15.

Terima Kedatangan Dua Pemain Muda Riau yang Masuk Timnas, Gubri Minta Kompetisi Usia Muda Diaktifkan
tribun pekanbaru
Dua pemain timnas usia muda asal Riau, Muhammad Alif Saviola dan Wahyu Pratama, saat diterima Gubernur Riau H Syamsuar akhir pekan lalu. 

tribunpekanbaru.com - Dua pemain timnas muda asal Riau, mendapat kehormatan bertemu Gubernur Riau, H Syamsuar, akhir pekan lalu. Kedua pemain yang saat ini bernaung di Tiga Naga Football Academy ini diterima di ruang kerja Gubernur, bersama kedua orangtua pemain, termasuk Koordinator Liga Berjenjang U-16 Provinsi Riau, Yuki Chandra.

"Mereka ini tamu kehormatan kita, pejuang olahraga yang ikut mengharumkan nama Riau di tingkat nasional," kata Gubri.

Seperti diketahui, dua pemain sepakbola Riau ini dipanggil bergabung dengan Timnas Pelajar U-16 dan Timnas U-15.

Kedua pemain tersebut masing-masing Muhammad Alif Saviola yang bergabung dengan Timnas Pelajar U-16 yang akan berlaga di Gothia Cup Chuna 2019, dan Wahyu Pratama yang dipanggil bergabung dengan Timnas U-15 besutan Bima Sakti.

“Prestasi anak-anak Riau ini jadi etalase Lancang Kuning di pentas nasional dan internasional. Terpilihnya mereka di Timnas bukti prestasi yang ditorehkan selama ini,” tambah Syamsuar.

Menurut mantan Bupati Siak ini, menjadi pemain sepakbola saat ini telah bisa menjadi sandaran hidup. Makanya sangat dituntut kesungguhan, tanpa harus meninggalkan bangku pendidikan sebagai bekal utama.

“Tetaplah belajar sungguh-sungguh, sebagai bekal utama menghadapi tantangan di masa mendatang. Insya Allah dengan bekal itu kalian mampu bersaing sebagai profesional dalam berkarir sebagai pesepakbola,” sebutnya.

Prestasi dua pemain ini sebagai bukti pembinaan atlet berprestasi harus dimulai dari usia dini. Karena itu, Gubernur minta kompetisi usia dini dan muda di Riau digelar rutin kembali. Sebab, dalam waktu belakangan ini, bahkan sudah bertahun-ahun lamanya, sempat vakum.

Termasuk menggairahkan kembali kompetisi di daerah-daerah seperti yang dilakukan di Rokan Hulu baru-baru ini.

“Kompetisi seperti usia mereka ini (U-16 dan U-15) harus bisa digilir ke dari daerah ke daerah lain. Tujuannya agar daerah semangat menggelar event-event sepakbola usia dini. Dengan begitu sepakbola Riau kembali bergairah. Kita minta PSSI dan pihak terkait lain bisa membumikan kompetisi mulai dari usia dini ini," harapnya. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved