Rokan Hulu

BPBD Rohul Riau Tetapkan Status Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemerintah setempat tetap menetapkan status siaga Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karlahut) di wilayahnya.

BPBD Rohul Riau Tetapkan Status Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan
Istimewa
FOTO ILUSTRASI Karhutla - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan ada dua titik yakni di Desa Petani Kecamatan Bunut dan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), , Minggu (14/7/2019). 

BPBD Rohul Riau Tetapkan Status Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Walaupun saat ini Jumlah titik Api di kabupaten Rokan Hulu (Rohul), masih terbilang nihil, pemerintah setempat tetap menetapkan status siaga Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karlahut) di wilayahnya.

Pelaksana Harian (Plh) BPBD Rohul, Afrizal mengungkapkan, penetapan status siaga Karlahut tersebut, merupakan bentuk komitmen dan keseriusan pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan karlahut sejak dini.

Ia menambahkan, Bupati Rohul, sudah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Rokan Hulu Nomor : Kpts.367/BPBD/352/2019 Tentang Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di kabupaten Rokan Hulu Tahun 2019.

"SK Siaga Karlahut ini berlaku selama 225 hari mulai dari 18 maret sampai 31 Oktober 2019," katanya, Senin (5/8/2019).

Baca: Karhutla di Riau, Pekanbaru TETAPKAN Status Siaga Darurat Bencana KABUT ASAP, Belum Liburkan Sekolah

Dijelaskanya, dengan adanya SK Penetaapan Status Siaga karlahut tersebut, diharapkan mempermudah Kinerja BPBD Rohul, serta Isntansi lainnya dalam melakukan penanganan Karlahut termasuk Persoalan Anggaran.

Saat ditanya, Kondisi Hot Spot atau titik panas di Rohul, Afrizal mengungkapkan, hingga kini Rohul masih berstatus Zero Hot Spot, pihak BPBD Rohul, bersama TNI Polri serta Masyarakat terus rutin melakukan Patroli ke daerah Rawan Karlahut Seperti Bonai Darusalam, Kunto Darusalam, Kepenuhan, Tambusai dan Rokan IV Koto.

"Kita melakukan patroli sekaligus menyebarkan himbauan kepada masyarakat agar waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan ini serta tidak membuka lahan dengan cara membakar," imbuhnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, tokoh, kades, camat, TNI, dan Polri yang sudah bersama-sama menjaga dan mencegah lingkungan sekitar ‎dari Karlahut.

Baca: Daftar 8 Drama Korea Romantis Terbaru, Mulai Drakor Watcher Hingga Justice, Wajib Nonton

Afrizal menambahkan, untuk Asap yang dihasilkan dari Kabupaten Kota di Riau Sampai saat ini belum sampai masuk Ke Rohul, dan memengaruhi kualitas udara di rohul.

"Dari Visibility, kami kira asap karlahut dari kabupaten tetangga belum sampai masuk ke Wilayah Rohul, hanya saja kita belum bisa pastikan kualitas udara di Rohul karena kita tidak memiliki alat ukur Kualitas Udara," Pungkasnya. (tribunrohul.com/donny kusuma putra).

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved