Breaking News:

Berita Riau

Demo Mahasiswa Terkait Bencana Kabut Asap: 'Mana Riau Hijau yang Bermartabat Itu?'

Sebab akibat Karhutla yang terjadi selama beberapa bulan ini sudah mengancam keselamatan warga Riau.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Ratusan mahasiswa dari Universitas Riau menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau, Senin (5/8/2019). (Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

Demo Mahasiswa Terkait Bencana Kabut Asap: 'Mana Riau Hijau yang Bermartabat Itu?'

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Massa aksi yang menggelar unjukrasa di depan Kantor Gubernur Riau menuntut Gubernur Riau Syamsuar selaku Komandan Satgas (Dansatgas) Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau untuk segera menuntaskan bencana Karhutla di Riau, Senin (5/8/2019).

Sebab akibat Karhutla yang terjadi selama beberapa bulan ini sudah mengancam keselamatan warga Riau.

"Kami tidak ingin lagi ada anak-anak yang meninggal karena mnghirup udara yang sudah dikotori dengan kabut asap. Bencana kebakaran hutan dan lahan di Riau harus segera dicarikan solusinya," kata salah seorang pendemo dalam orasinya.

Baca: LIVE FB: Mahasiswa Unri Gelar Unjukrasa di Kantor Gubernur Riau: Tuntaskan Bencana Karhutla

Baca: FOTO: Ratusan Mahasiswa Universitas Riau Gelar Aksi Terkait Kabut

Selain itu, massa juga mempertanyakan slogan hari jadi Provinsi Riau ke 62 yang mengambil tema Riau Hijau bermartabat. Menurut pendemo, slogan tersebut sangat bertolak belakangan dengan bencana kabut asap yang terjadi di Riau saat ini.

"Katanya Riau Hijau bermartabat, mana Riau hijau yang bermartabat itu, lihat saja hari ini hutan kita terbakar, udara kita tercemar kabut asap, jadi mana yang riau hijau bermartabat itu," kata penunjuk rasa.

Pendemo mengatakan kabut asap yang kembali menyelimuti Riau terutama di beberapa daerah yang terdapat titik api, sangat memberikan efek buruk dalam dalam kehidupan masyarakat.

Tidak hanya mengganggu disektor pendidikan, tapi juga segala lini dikehidupan sosial.

"Kami minta Pemprov Riau dan kepolisian usut penyeban Karhutla yang kembali terjadi. Siapa pun dia, harus ditindak, terlebih lagi pihak koorporasi yang nyaris tak tersentuh hukum," kata Hafidz Wandripo Indrik salah seorang mahasiswa saat menyampaikan orasinya.

Baca: Tak Pakai Helm dan Ngebut, Pelajar di Pelalawan Riau Tewas Saat Motornya Kecelakaan Tunggal

Mahasiswa menuntut Pemprov dan kepolisian agar tidak menutup-tutupi persoalan hukum yang menyangkut Karhutla.

Sebab jika kasus hukum hanya lebih tajam ke masyarakat bawah, sementara dari pihak perusahaan tidak pernah ditindak, maka persoalan Karhutla akan selalu terulang. (Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved