DPRD Pekanbaru Minta Kecamatan Jangan Mau Keluarkan Anggaran untuk Rekrut Atlet Porkot

Beredar kabar, KONI Pekanbaru membebankan biaya perekrutan atlet untuk Porkot 2019 kepada kecamatan. DPRD Pekanbaru pun bereaksi.

DPRD Pekanbaru Minta Kecamatan Jangan Mau Keluarkan Anggaran untuk Rekrut Atlet Porkot
Internet
Logo KONI

tribunpekanbaru.com - Pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) VII Kota Pekanbaru 2019 pada 4 September nanti akan berbeda dari biasanya. Kali ini, KONI Pekanbaru membuat sistem, bahwa atlet yang bertanding berasal dari kecamatan, bukan dari klub.

Hal ini dilakukan agar para atlet di setiap kecamatan ikut tampil di pesta multi event tersebut. Namun menurut informasi, anggaran perekrutan atlet ini dikabarkan jadi tanggung jawab kecamatan. Tidak hanya itu, atlet yang akan direkrut kecamatan, disebutkan ditetapkan oleh KONI Pekanbaru.

Camat Tampan, Liswarti mengatakan, untuk menghadapi Porkot Pekanbaru tersebut pihaknya baru satu kali menggelar rapat.

"Untuk teknisnya kita belum tahu, karena baru satu kali rapat. Itupun baru dengan cabor renang. Mengenai anggarannya kita belum tahu dari mana. Yang jelas KONI (Pekanbaru) sudah ada mengirimkan nama-nama atlet ke kita," terang Liswarti, Senin (5/8).

Hal ini langsung dikritik Komisi III DPRD Pekanbaru yang membidangi olahraga. Sekretaris Komisi III DPRD Pekanbaru, Aidil Amri, minta perekrutan tersebut dilakukan transparan.

Khusus anggaran perekrutan atlet, Aidil minta KONI tidak membebani anggaran kecamatan. Sebab anggaran KONI Pekanbaru 2019 ini sudah disahkan sebesar Rp6,9 miliar.

"Kita minta kecamatan jangan mau mengeluarkan anggaran, apalagi dalam jumlah besar. Ini tanggung jawab KONI Pekanbaru. Kalau hanya sifatnya koordinasi saja, kita dukung," tegasnya.

Selain itu, tambah Aidil, untuk perekrutan atlet sebaiknya tidak KONI Pekanbaru yang menentukan. Biarkan kecamatan bersama cabor bersangkutan menyeleksinya secara fair.

"KONI Pekanbaru jangan intervensi lah. Katanya untuk pembinaan atlet ke depan. Kalau atletnya ditetapkan, tidak perlu libatkan kecamatan. KONI cukup gelar sendiri. Makanya kami minta kecamatan lapor ke kita jika harus mengeluarkan anggaran untuk Porkot ini," tegas Aidil lagi.

Ketua KONI Pekanbaru, Anis Murzil menjelaskan, untuk perekrutan atlet tidak benar pihaknya yang menetapkan atlet yang akan tampil mewakili kecamatan mana. Namun KONI Pekanbaru berkoordinasi dengan cabor yang ada di setiap kecamatan.

"Untuk anggarannya, kita yang membiayainya. Pihak kecamatan hanya untuk operasional saja," tuturnya.

Sebagai informasi, Porkot Pekanbaru 2019 nanti akan mempertandingkan 28 cabor. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved