Jokowi 'Semprot' Dirut PLN, 'Pertanyaan Saya Kenapa Itu Tidak Dikerjakan dengan Cepat dan Baik'

Jokowi 'Semprot' Dirut PLN, 'Pertanyaan Saya Kenapa Itu Tidak Dikerjakan dengan Cepat dan Baik'

Jokowi 'Semprot' Dirut PLN, 'Pertanyaan Saya Kenapa Itu Tidak Dikerjakan dengan Cepat dan Baik'
TRIBUNNEWS/BIRO PERS
Jokowi 'Semprot' Dirut PLN, 'Pertanyaan Saya Kenapa Itu Tidak Dikerjakan dengan Cepat dan Baik' 

Jokowi menjelaskan di tahun 2002 peristiwa mati listrik sepulau Jawa dan Bali juga pernah terjadi.

 

Ia menyayangkan mengapa PLN tak menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran di 2019 ini.

"Saya tahu peristiwa seperti ini pernah kejadian di tahun 2002, 17 tahun lalu di Jawa dan Bali," ucap Jokowi.

"Mestinya itu bisa dipakai sebagai sebuah pelajaran, jangan sampai kejadian."

"Namun malah terjadi lagi," tambahnya.

Presiden ketujuh itu mengatakan, peristiwa mati listrik ini dapat merusak reputasi PLN di mata publik.

 

Pasalnya para konsumen sangat dirugikan, ditambah mati listrik juga menganggu kelancaran transportasi umum.

"Kita tahu ini bisa merusak reputasi PLN tapi terutama konsumen banyak dirugikan, tapi juga transportasi umum bahaya sekali, MRT misalnya," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan ia ingin mendengar penjelasan langsung dari Sripeni Inten Cahyani terkait mati listrik yang merugikan banyak pihak ini.

"Oleh sebab itu pagi ini saya mau mendengar langsung tolong disampaikan yang simpel-simpel aja," kata Jokowi.

 

Halaman
1234
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved