Citizen Report

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2019 Kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau 2019 kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau

Tribun Pekanbaru/Istimewa/Imraatus Shalihah
Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2019 Kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau 

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2019 Kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, CITIZENJOURNALISM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau 2019 kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau.

Desa Gunung Bungsu memiliki potensi wisata alam yang masih asri, hijau dan sejuk.

Baca: Honda Scoopy Merah Putih Hadir di Indonesia, Ini Keunggulan dan Spesifikasi Honda Scoopy Merah Putih

Baca: YOUTUBER dan Selebgram Cantik Asal Pekanbaru Ini Baru Saja Menikah, Senang Jadi Beauty Vlogger

Baca: KISAH Polwan Cantik Indonesia Sedang Tugas di Afrika, Berulang Tahun ke-25, Ini Doa dan Ucapannya

Baca: Kata-kata BIJAK dan Kata-kata MUTIARA Soal Kehidupan by Ustadzah Cantik Asal Pekanbaru Nella Lucky

Tidak banyak yang mengetahui keberadaan wisata alam yang terletak di Desa Gunung Bungsu, Kec. XIII Koto Kampar, Kab. Kampar.

Biasa disebut dengan sungai Manisan, sudah ada sejak 2014 yang dikelola oleh perangkat desa dan masyarakat Desa Gunung Bungsu.

Disebut sungai Manisan karena sungai ini adalah area khusus penghasil madu.

Manisan/madu dengan panjang sungai kurang lebih 39 Km.

Udara sejuk dan air sungai yang dingin membuat suasana lebih nyaman karena masih dikelilingi hutan yang asri dan belum banyak terjamah oleh pengunjung

Saat masuk ke dalam tempat ini untuk track pejalan kaki, pengunjung akan disambut dengan jejeran tanaman dan pohon-pohon besar tumbuh di perbukitan serasa seperti masuk hutan, dan di bawahnya aliran sungai dan bebatuan besar.

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2019 Kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau
Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2019 Kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau (Tribun Pekanbaru/Istimewa/Imraatus Shalihah)

Perjalanan yang ditempuh dengan jalan kaki kuran lebih 30 menit, melewati medan yang cukup tanjak.

Baca: RIAU KAYA Minyak dan Gas, Gubri Syamsuar Rencanakan MENGUTANG, Meminjam ke Siapa dan Dana untuk Apa?

Baca: PESONA Tasik Nambus The Magnificent Lake di Riau, Ditargetkan Peroleh Anugerah Pesona Indonesia 2020

Baca: Sempat Kontroversi, Novel Scary Stories to Tell in The Dark Akhirnya Difilmkan, Ada Natalie Ganzhorn

Namun wisata ini belum banyak diketahui. Dalam hal ini Kepala Desa (Kades) membuat rancangan menjadikan Desa Gunung Bungsu sebagai Desa wisata Desa wisata.

Memiliki 10 titik yang akan menjadi objek  wisata tentunya memilki sejarah tersendiri yaitu telaga biru, koto tinggi, sungai kenawai dan beberapa wisata lainnya di Desa gunung Bungsu.

Kelompok sadar wisata (pokdaris) sudah terbentuk yang dikhusukan untuk menjaga dan melestarikan wisata di Desa Gunung Bungsu.

“Saya harap kalian pencetus pertama yang mengekspost seperti kalian anak Kukerta,dan juga generasi penerus. Bisa mengembangkan dan melestarikan potensi wisata alam di Desa Gunung Bungsu, salah satunya yaitu wisata alam Manisan. Saya berharap kalian bisa memberikan semangat pola-pola pemahaman, penyadaran dan pola ekonomi yang menguntungkan terhadap masyarakat salah satunya melalui pariwisata, lebih meningkatkan SDM untuk lebih mendunia," jelas Suhaimizen sebagai Tetuah dan Penasehat pada Minggu (4/8/2019).

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2019 Kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau
Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2019 Kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau (Tribun Pekanbaru/Istimewa/Imraatus Shalihah)

Perangkat Desa, pemuda dan mahasiswa Kukerta UNRI Desa Gunung Bungsu bersama sama mengunjungi wisata alam Manisan dengan membasmi rumput, membuang sampah-sampah yang berserakan di sepanjang perjalanan menuju Manisan, dan tetap menjaga lingkungan sekitar Manisan.

Baca: NASIB Tiga IBU MUDA di Riau, Dicabuli Remaja 19 Tahun, Diperkosa Siang Hari hingga Dibunuh Adik Ipar

Baca: Karhutla di Riau Munculkan Kabut Asap di Riau Diskes dan Disdik Pelalawan Lanjutkan Bagi-bagi Masker

Baca: Karhutla di Riau Terus Meluas, Gubernur Riau Syamsuar DIPANGGIL ke Istana Negara, Ini Penjelasannya

Baca: Ketika Perintah Wakil Bupati Kuansing Riau H Halim Tidak Dituruti Bawahannya, Ini yang Terjadi

“Sebagai Kepala Desa, Potensi Wisata Di Desa perlu dikembangkan juga saya berharap dengan adanya potensi wisata ini akan memberikan nilai ekonomi dan edukasi bagi masyarakat," pungkas Dedi Saputra selaku Kades Desa Gunung Bungsu.

Sangat cocok untuk pengunjung yang ingin berswafoto/selfie dengan nuansa alam yang asri.

Alam yang menguguhkan pemandangan dan sungai yan mengalir disertai bebatuan yang besar.

Disarankan untuk tidak kesana saat musim hujan, karena jalan tersebut akan sangat licin dan juga berbahaya bagi para pengunjung.

Dalam hal ini mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau Desa Gunung Bungsu mengembangkan potensi alam yang satu ini dengan menelusuri langsung keberadaan wisata Manisan.

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2019 Kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau
Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2019 Kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau (Tribun Pekanbaru/Istimewa/Imraatus Shalihah)

Tidak hanya itu, gotong royong dan pembersihan jalan menuju wisata manisan dengan tetap menjaga kebersihan dan menjaga keasrian alam.

Dibantu oleh dengan masyarakat dan pemuda Desa Gunung Bungsu.

Baca: Honda Scoopy Merah Putih Hadir di Indonesia, Ini Keunggulan dan Spesifikasi Honda Scoopy Merah Putih

Baca: YOUTUBER dan Selebgram Cantik Asal Pekanbaru Ini Baru Saja Menikah, Senang Jadi Beauty Vlogger

Baca: KISAH Polwan Cantik Indonesia Sedang Tugas di Afrika, Berulang Tahun ke-25, Ini Doa dan Ucapannya

Baca: Kata-kata BIJAK dan Kata-kata MUTIARA Soal Kehidupan by Ustadzah Cantik Asal Pekanbaru Nella Lucky

Manisan memiliki potensi wisata yang sangat bagus untuk dikembangkan dengan terus mengeskpost hingga datang wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Harapan saya yaitu untuk menyukseskan kebersihan Desa Gunung Bungsu untuk mengembangkan potensi wisata Manisan hendaknya selalu menjaga kebersihan lingkunan dan tidak membuang sampah sembarangan dan juga menyadarkan masyarakat Desa agar ikut andil dalam pengembangan wisata di Desa Gunung Bungsu, hendaknya juga bisa menjaganya dengan berkelanjutan agar generasi kedepannya dapat juga menikmati wisata Manisan tersebut," jelas M Zulkifli selaku Koordinator Desa Kukerta Gunung Bunsu 2019.

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2019 Kembangkan Wisata Alam Manisan di Gunung Bungsu Kampar Riau. (Tribunpekanbaru.com/Citizen Journalism/Imraatus Shalihah)

Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved