Sudahi Eksebisi di Padang, Taekwondo Riau Makin Optimistis Hadapi Pra PON

Taekwondo Riau bersama taekwondo Sumbar dan Jambi, menggelar laga segitiga untuk uji coba jelang tampil di Pra PON.

Sudahi Eksebisi di Padang, Taekwondo Riau Makin Optimistis Hadapi Pra PON
tribun pekanbaru
Tim Taekwondo Riau, Sumbar, dan Jambi, foto bersama usai menggelar pertandingan uji coba segitiga di hall takraw PPLP Sumbar, Padang, Minggu (4/8) lalu. 

tribunpekanbaru.com - Jajaran pelatih dan pengurus taekwondo Riau sangat puas dengan hasil laga uji coba segitiga yang digelar di hall takraw PPLP Sumbar, Padang, yang berakhir Minggu (4/8) lalu.

Sebab hampir semua atlet yang tampil menunjukkan peningkatan signifikan. Apalagi uji coba itu langsung dipimpin Ketua Pengprov TI Riau, H Amran Tambi.

"Luar biasa penampilan anak-anak di uji coba di Padang. Atlet kita ada yang mengalami peningkatan dan ada juga yang masih perlu perbaikan. Itulah gunanya uji coba, ajang koreksi latihan yang sudah kita jalani sekitar dua bulan terakhir," kata pelatih taekwondo Riau, Joni Saputra, Senin (5/8).

Uji coba itu dilakukan lewat laga segitiga yang diikuti TI Riau, TI Sumbar, TI Jambi, dan digelar di Padang. Tujuannya untuk melihat kemampuan atlet masing-masing daerah sebelum tampil di Pra PON yang digelar di Banten, September mendatang.

Taekwondo Riau mengirimkan atlet 18 atlet putra-putri kategori kyurugi dan poomsae di uji coba itu.

Joni menambahkan, dengan adanya peningkatan hasil latihan, maka tim taekwondo Riau optimistis menghadapi Pra PON di Banten nanti. "Uji coba ini akan terus kita gelar jelang September. Karena materi yang diberikan saat latihan perlu dipahami dan diterapkan," sebutnya.

Mengenai kelemahan atlet yang ditemukan, Joni mengakuinya, di antaranya ada sebagian atlet belum percaya diri sehingga perlu ada koreksi.

"Makanya banyak kegunaan uji coba ini dan perlu lagi digelar. Dengan demikian di Pra PON nanti kita sudah siap seluruhnya," kata Joni lagi.

Seperti diketahui, TI Riau sudah mendapatkan kerangka tim inti Pra PON dari hasil seleksi, berjumlah 18 atlet putra-putri. Mereka terdiri dari atlet kyurugi (laga) 8 putra dan 8 putri, serta 1 atlet poomsae (seni) putra dan 1 putri.

Meski demikian, jajaran pelatih tetap mempersiapkan atlet cadangan di luar 18 atlet itu, sesuai kelas yang akan ditandingkan nanti. Hal ini sengaja dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan sebelum Pra PON. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved