DLH Bengkalis Terus Pantau Kualitas Udara

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bengkalis masih terus memantau kondisi kualitas udara akibat Karhutla.

Istimewa
Upaya Pemadaman Lahan Terbakar Masih di Lakukan Tim Siaga Karhutla Bengkalis, Sabtu (16/2/2019) kemarin. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Hasil pantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bengkalis di beberapa alat pengukur Indeks Standard Pencemaran Udara (ISPU), Selasa (6/8/2019) pagi kualitas udara alami perubahan tiap jam.

Namun, ISPU di daerah Duri menunjukkan kualitas udara dalam keadaan tidak sehat.

Hasil ini berdasarkan pantauan dari ISPU Duri Field dan Duri Camp, kondisi status udara ini biasanya berubah-ubah setiap jamnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis Ersan Saputra mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih terus memantau kondisi kualitas udara akibat Karhutla.

Sejauh ini pantauan Dinas Kesehatan ini masih belum ada dampak Karhutla menyebabkan kenaikan penderita ISPA di Bengkalis meningkat.

Baca: Gara-gara Salah Tulis Alamat Caleg, KPU Inhu Riau Disidang DKPP

Baca: Jelang Wukuf di Arafah, JCH Asal Riau Diminta Siapkan Stamina

"Kita terus pantau kualitas udara di masing-masing kecamatan di Bengkalis melalui Puskesmas yang ada, namun sejauh ini belum ada peningkatan penderita ISPA secara signifikan terjadi," terang Ersan.

Menurut dia, tahun untuk kondisi ISPA masih biasa saja.

Berbeda dengan tahun lalu yang mengalami peningkatan signifikan saat terjadi Karhutla.

Ersan juga mengatakan, Dinas Kesehatan Bengkalis sampai saat ini terus mensupport Puskesmas yang ada untuk membagikan masker kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Pembagian masker kita lakukan juga, tapi sejauh ini hanya di Puskesmas saja dan untuk yang membutuhkan, sementara pembagian secara umum pihaknya belum melakukan," kata dia. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved