Penjualan Bersih Rp2,18 Triliun, IHSG Ditutup Melemah 56 Poin

Pelamahan IHSG dalam beberapa hari terakhir disebut imbas dari perang dagang yang tengah terjadi antara China dengan Amerika Serikat.

Penjualan Bersih Rp2,18 Triliun, IHSG Ditutup Melemah 56 Poin
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Layar menunjukan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. 

tribunpekanbaru.com - Pada akhir perdagangan Selasa (6/8), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 56 poin atau 0,91 persen menjadi 6.119.

Sektor aneka industri, keuangan, perdagangan, industri dasar, disebut menjadi kontributor terbesar dari pelemahan IHSG ini.

"Keempat sektor tersebut bergerak negatif, dan investor asing membukukan penjualan bersih Rp2,18 triliun," ujar Direktur Riset Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, Selasa (6/8).

Selain IHSG, pasar saham Asia di akhir perdagangan kemarin ditutup mayoritas melemah. Pasar saham Asia belum mampu keluar dari tekanan koreksi, karena saat ini masih berada di bawah tekanan perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China.

Hal tersebut membuat investor pasar keuangan khawatir akan perkembangan hubungan AS-China. Sikap China yang membiarkan nilai tukar Yuan melemah terhadap dollar, dan menghentikan pembelian produksi pertanian AS menjawab respon atas tarif impor oleh AS membuat pasar tak tenang.

Friksi kedua negara tersebut tidak hanya berakibat perang tarif dagang, tetapi juga berpotensi menimbulkan perang nilai tukar mata uang. Ditambah, reaksi China yang berhenti membeli produksi pertanian AS semakin meningkatkan tensi kedua negara.

Sementara di dalam negeri, faktor internal dipengaruhi oleh hasil survei konsumen Bank Indonesia indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli 2019, yang lebih rendah dari sebelumnya. IKK saat ini turun menjadi 124,8 dari sebelumnya 126,4.

"Melemah dari bulan sebelumnya, terutama dipengaruhi oleh menurunnya keyakinan konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja," tutur Maximilianus Nico Demus. (rin/rol)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved