Berita Riau

Sediakan Pengeras Suara Panggil Warga yang Urus Adminduk, Disdukcapil Rohul Riau Benahi Pelayanan

Pembenahan dilakukan Disdukcapil Rohul, diantaranya memindahkan seorang pegawai pelayanan ke bagian lain, agar kinerja lebih maksimal.

Sediakan Pengeras Suara Panggil Warga yang Urus Adminduk, Disdukcapil Rohul Riau Benahi Pelayanan
istimewa
Kadisdukcapil Rohul, Syaiful Bahri 

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berbenah dan melakukan evaluasi demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).

Apalagi setelah video unggahan Uly Oktavia terkait buruknya pelayanan viral di media sosial.

Kepala Disdukcapil Rohul Syaiful Bahri, Selasa (6/8) mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembenahan. Diantaranya memindahan seorang pegawai pelayanan ke bagian lain, agar kinerja lebih maksimal.

"Kita juga menyediakan pengeras suara di ruang pelayanan, sehingga saat dilakukan pemanggilan warga bisa mendengar dengan jelas," ucap Syaiful.

Pengeras suara ini sangat diperlukan, jika ada masyarakat yang menunggu pelayanan di luar ruangan. Sebelumnya pemanggilan dilakukan secara manual.

Bukan hanya itu saja, bagi masyarakat yang akan melakukan komplain terhadap pelayanan yang didapat, pihaknya juga sudah menyediakan ruangan komplain.

"Masyarakat komplain bagian koreksi bagi kami. Saya pribadi selalu mengingatkan pegawai agar jangan bermain-main melayani masyarakat dengan baik. Kalau masyarakat marah itu biasa, yang penting kalau syaratnya kurang, jelaskan dengan baik, jangan orang emosi kita ikut emosi," sebutnya.

Terkait keluhan Uly Oktavia, Syaiful menyatakan hal itu mungkin adalah sebuah miskomunikasi saja. Menurut Informasi dari pegawai yang diterimanya, yang bersangkutan memang ada kurang syaratnya, karena sudah hendak ditutup pelayanan, Uly meminta untuk meninggalkan berkasnya di pelayanan, karena masih ada yang perlu ditandatangani oleh orang tua dari Uly yang menguruskan akte adiknya, sehingga persyaratan tak bisa ditinggal.

Syaiful menegaskan, persyaratan menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam pengurusan dokumen kependudukan termasuk akta kelahiran. Pasalnya, ada sanksi pidana jika salah dalam menerbitkan dokumen kependudukan.

"Masyarakat juga harus mengerti, kalau syarat tidak ada tawar menawar, karena kalau kami salah dan masyarakat juga salah berikan data, maka sanksi pidananya itu 6 tahun penjara,"jelasnya.

Syaiful Bahri mengimbau kepada masyarakat sebelum berurusan ke kantor Disdukcapil sebaiknya bertanya dulu terkait syarat yang harus di lengkapi ke UPTD kecamatan masing-masing atau membuka website Disdukcapil terkait syarat pelayanan.

"Kita berharap bagi masyarakat yang ingin komplain terhadap pelayanan bisa mengadu ke ruang yang telah kita sediakan," ujarya.

Sebelumnya, dalam akun Facebook, Uly Oktavia menumpahkan kekecewaanya terhadap pelayanan Disdukcapil Rohul yang dinilainya tidak profesional dan kaku, yang diunggah Jumat (2/8/2019).

"Jujur saya kecewa dengan pelayanan Disdukcapil Rohul, sudah hampir sejam berkas saya tidak di kerjakan petugas malah sibuk dengan kosmetik yg dibelinya, juga dengan brosur pruduk-produk lainya, ketika saya tegur baru dikerjakan itupun berkas tidak jadi diterima karena alasan sudah jam 3, kantor tutup,"tulis Uly.

Dalam tulisanya, Uly mengaku disuruh petugas melakukan fotokopi satu lembar berkas, namun ketika kembali, petugas menolak berkas tersebut dengan alasan sudah pukul 15.00 WIB.
Dia meminta Uly datang kembali menyerahkan berkas tersebut keesokan harinya.

Karena tidak bisa selalu izin di tempat kerjanya, Uly meminta kepada petugas agar berkasnya dititipkan saja, namun petugas menolak.

"Terkadang Hal-hal administrasi sepele yang sebenarnya bisa diatasi mereka juga tolak dan pemohon harus tetap ribet bolak balik tak peduli seberapa jauh, Ini jugalah mengapa ramai orang lebih memilih menggunakan jasa "calo" Saya posting ini sebagai perwakilan suara dari masyarakat lainya yang sering mengeluh terkait instansi ini, Keluhnya," masih dalam tulisanya.

Unggahan Uly Oktvia ini direspon ribuan netizen yang memiliki pengalaman serupa.
(Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved