Berita Siak

Prediksi Hewan Kurban 2019 yang Bakal Disembelih di Siak Riau Lebih 3.000 Ekor

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Siak Riau,Susilawati memperkirakan jumlah hewan kurban melebihi 3.000 ekor .

Prediksi Hewan Kurban 2019 yang Bakal Disembelih di Siak Riau Lebih 3.000 Ekor
tribun pekanbaru
Sapi kurban dijajakan pedagang. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Siak, Susilawati memperkirakan jumlah hewan kurban melebihi 3.000 ekor untuk Hari Raya Idul Adha 1440 H/2019. Hari raya kurban ini jatuh pada 11 Agustus 2019 mendatang.

"Dibanding tahun lalu, sepertinya ada peningkatan sekitar 5 persen, untuk seluruh mesjid dan musala se-Kabupaten Siak," kata Susilawati, Rabu (7/8/2019).

Pihaknya juga sudah mulai mendata hewan kurban sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Menurut dia, biasanya H -3 sudah dapat data pasti terkait jumlahnya.

"Meskipun biasanya ada penambahan pada H-1 dan H -2, itu biasanya tidak signifikan," kata dia.

Dia mengatakan, pada Idul Adha 1439 H lalu, jumlah hewan kurban di Siak sebanyak 2.951.

Angka itu kalkulasi dari dari 1.906 sapi, 586 kambing, dan 99 kerbau. Sementara perkiraan pada Idul Adha tahun ini naik 5 persen, yakni melebihi 3.000 ekor hewan kurban.

Sementara jumlah hewan kurban pada 2018 itu meningkat cukup signifikan dibanding 2017. Saat itu jumlahnya yakni 2129 dengan rincian 1547 sapi, 501 kambing, dan 81 kerbau.

Stok hewan kurban sebanyak 70 persen berasal dari luar Riau. Pasokan utama berasal dari Lampung. Sedangkan 30 persennya diperkirakan merupakan hewan lokal di Riau termasuk dari Kabupaten Siak sendiri.

Peternakan sapi lebih banyak dari Lampung, sedangkan kambing dan kerbau dari Sumatera Barat.

"Kalau yang dari lokal Riau kemungkinan dari Pelalawan, dari Siak ada juga tapi tidak banyak," ungkapnya.

Hewan tersebut belum didatangkan ke Siak. Sebab, panitia kurban dari Siak meminta hewan kurban itu didatangkan 3 hari menjelang hari raya Idul Adha.

"Sekarang belum banyak datang, karena pemesan di sini tentu akan keluar biaya untuk makan hewan kalau dipesan cepat. Biasanya tiga hari jelang Idul Adha bahkan ketika lebaran," ujarnya.

Pihaknya memantau setiap hewan yang masuk dan memeriksa kesehatannya. Di samping itu juga melakukan pemeriksaan, sebelum disembelih dan sesudah disembelih. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved