Artikel

Di Balik Kegelisahan Melewati Era Disrupsi

Dalam era disrupsi, memang tidak perlu latah ikut-ikutan. Pahami dan dalami filosofi bisnis yang kita geluti, pasti ada solusi

Di Balik Kegelisahan Melewati Era Disrupsi
Ist
Di Balik Kegelisahan Melewati Era Disrupsi 

Di Balik Kegelisahan Melewati Era Disrupsi

Direktur Utama Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari

Oleh: DR. Irvandi Gustari MBA
( Akademisi & Praktisi Perbankan)

"Dalam era disrupsi, memang tidak perlu latah ikut-ikutan.

Pahami dan dalami filosofi bisnis yang kita geluti, pasti ada solusi,"

PADA era disrupsi ini, banyak perusahaan yang sudah mapan dan bahkan sudah “establish” terkaget-kaget dengan perusahaan start up yang dengan sepak terjangnya.

Perusahaan-perusahaan start up itu, bisa melampui dalam waktu singkat secara valuasi nilai perusahaannya berpuluh kali lipat dibandingkan dengan perusahaan –perusahan besar sekelas multinasional sekalipun.

Sebut saja Gojek yang berumur belum 10 tahun, dengan tanpa ada punya 1 unit sepeda motor apapun,
ternyata memiliki valuasi nilai perusahaannya pada akhir tahun 2018 mencapai Rp. 75 triliun.

Bandingkan dengan Garuda Indonesia perusahaan yang sudah puluhan tahun berdiri, valuasi nilai perusahaan nya sekitar Rp. 6 Triliun (termasuk sudah dikurangi utang) dengan puluhan pesawat dimilikinya.

Untuk diketahui, Gojek di pertengahan tahun 2019 ini sudah menyandang status decacorn dengan valuasi 10 miliar dolar AS atau Rp 140 triliun.

Siapa aja yang tertarik dengan Gojek?

Halaman
123
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved