Ibu Pukuli Anaknya Usia 7 Tahun Gunakan Balok Besi hingga Tewas hanya Karena Masalah Sepele Ini

Ibu Pukuli Anaknya Usia 7 Tahun Gunakan Balok Besi hingga Tewas hanya Karena Masalah Sepele Ini

Ibu Pukuli Anaknya Usia 7 Tahun Gunakan Balok Besi  hingga Tewas hanya Karena Masalah Sepele Ini
via Tribunnews
Ibu Pukuli Anaknya Usia 7 Tahun Gunakan Balok Besi hingga Tewas hanya Karena Masalah Sepele Ini 

Ibu Pukuli Anaknya Usia 7 Tahun Gunakan Balok Besi hingga Tewas hanya Karena Masalah Sepele Ini

TRIBUNPEKANBARU.COM- Malang nasib yang dialami seorang bocah 7 tahun yang akhirnya meregang nyawa setelah dipukuli oleh ibunya sendiri.

Bocah perempuan malang itu meninggal dunia akibat pukulan balok besi yang dilakukan ibunya.

Parahnya sang ayah justru tidak mampu menghalangi istrinya melakukan kekerasan fisik pada anaknya.

Tidak hanya itu saja, setelah mendapat pukulan, sang ibu juga melarang suaminya membawa anaknya ke erumah sakit.

Baca: Jawab Permintaan Megawati, Jokowi Jamin Menteri dari PDIP yang Terbanyak dalam Kabinet

Baca: Tak Mau Cuma Dikasih Empat Kursi Menteri, Megawati Minta PDI-P yang Terbanyak di Kabinet Jokowi

sampai semuanya terlambat karena kondisi sia anak sudah semakin gawat hingga akhirnya meninggal dunia.

Seorang anak perempuan berusia 7 tahun di Zouping, Provinsi Shandong, China bagian timur, meninggal dunia setelah mendapatkan pukulan dari ibunya hanya karena lamban menghabiskan makan siangnya.

Melansir South China Morning Post (SCMP), yang mengutip media lokal Qilu Evening News, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (3/8/2019).

Siang itu, sang anak -yang tak disebutkan namanya- tengah menghabiskan santap siangnya di rumah yang ia tinggali bersama ayah dan ibunya.

Melihat anaknya menyantap makan siangnya, si ibu tidak suka dengan cara makan anak yang sangat pelan.

Baca: Jual Amunisi ke Mimika, Papua, Tiga Oknum TNI Jalani Pemeriksaan Pomdam XVII/Cendrawasih.

Baca: Bawa Uang Ratusan Juta untuk Beli Kelapa, Pria di Inhil Riau Dirampok dalam Perjalanan

Halaman
123
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved