Berita Riau

Keluarkan Pernyataan PEDAS Soal Jatah Menteri dari Riau, Kapitra Ampera: Harusnya Malu Dong!

Keluarkan pernyataan pedas soal jatah menteri dari Riau di Kabinet Kerja Jilid II, Kapitra Ampera: harusnya malu dong!

Keluarkan Pernyataan PEDAS Soal Jatah Menteri dari Riau, Kapitra Ampera: Harusnya Malu Dong!
Tribun Pekanbaru/Instagram.com/@kapitra_ampera
Keluarkan Pernyataan PEDAS Soal Jatah Menteri dari Riau, Kapitra Ampera: Harusnya Malu Dong...! 

Komitmen dan janji Kapitra Ampera disebut kandidat kuat Jaksa Agung, tangkap anak presiden hingga hukuman mati untuk koruptor.

Banyaknya dorongan dari berbagai pihak untuk menjabat sebagai Jaksa Agung, membuat Kapitra Ampera bersemangat untuk menegakkan hukum di tanah air.

Baca: DETIK-DETIK Harimau Sumatera Masuk Kampung di Riau, Dari Kejutkan Operator GS hingga Warga Waspada

Baca: Terancam Dicopot Oleh Presiden Jokowi Soal Karhutla di Riau, Dandim Bengkalis Ditangani dengan Cepat

Baca: HASIL Rapat Gubri Syamsuar dengan Jokowi Soal Karhutla di Riau, Ancaman Copot Pangdam hingga Dandim

Semangatnya ingin menjadi Jaksa Agung tidak lain hanya untuk menegakkan keadilan hukum bagi masyarakat.

Maka ia akan menerapkan penegakan hukum secara radikal artinya tidak ada toleransi bagi pelanggar hukum, terutama di internal penegak hukum sendiri.

Kapitra juga akan tegas bagi penegak hukum yang melanggar hukum nantinya bila ditunjuk menjadi Jaksa Agung oleh Presiden Joko Widodo.

"Jadi siapapun sama di mata hukum, mau anak Presiden buat kesalahan ditangkap saja. Kalau anak Kapitra Ampera buat kesalahan dituntut dua kali lebih berat dari orang lain," ujar Politisi PDI Perjuangan ini dengan tegasnya saat ditemui di Pekanbaru.

Bahkan Kapitra juga berjanji dengan tegas, bila anaknya melanggar hukum yang harusnya hukuman dua tahun akan dilipatgandakan menjadi empat tahun.

Disebut Kandidat Kuat Jaksa Agung, Kapitra: Tangkap Sekalipun Anak Presiden 2x Lipat Kalau Anak Saya
Disebut Kandidat Kuat Jaksa Agung, Kapitra: Tangkap Sekalipun Anak Presiden 2x Lipat Kalau Anak Saya (Tribun Pekanbaru/Instagram.com)

"Kalau orang dua tahun saya tuntut anak saya empat tahun," ujar Kapitra Ampera.

Penegakan hukum itu kata Kapitra Harus dibenahi dulu diinternal sehingga hasilnya akan lebih baik.

Baca: KORBAN Kabut Asap Akibat Karhutla di Riau Capai 5.113 Orang, Alami Iritasi Kulit-Iritasi Mata-ISPA

Baca: KISAH Pembalap Muda Riau Terpilih Jadi Anggota DPRD Rohul di Usia 30 Tahun, Peraih Suara Terbanyak

Baca: Diduga Cemburu, Pria di Pekanbaru Tusuk Wanita Pujaan dan Perut Sendiri Hingga Ditemukan Tewas

Tidak ada lagi tebang pilih soal penegakan hukum.

Halaman
1234
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved