Berita Riau

Sempat Diamankan dan Dimintai Keterangan di Polda Riau, Presma Universitas Riau Akhirnya Dipulangkan

Presma dan Mensospol mahasiswa Universitas Riau yang sempat diamankan saat berada di Gedung Serindit, Kediaman Gubernur Riau, akhirnya dipulangkan.

Sempat Diamankan dan Dimintai Keterangan di Polda Riau, Presma Universitas Riau Akhirnya Dipulangkan
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Puluhan orang mahasiswa dari Universitas Riau menggeruduk Mapolda Riau, Kamis (8/8/2019) sore. Mereka datang untuk mempertanyakan kejelasan nasib dua teman mereka yang diamankan. 

Sempat Diamankan dan Dimintai Keterangan di Polda Riau, Presma Universitas Riau Akhirnya Dipulangkan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Presiden Mahasiswa Universitas Riau, Syafrul Ardi dan Mensospol BEM Juni Syahputra yang sempat diamankan saat berada di Gedung Serindit, Kediaman Gubernur Riau, akhirnya dipulangkan.

Syafrul dan Juni dibawa ke Mapolda Riau dan menjalani pemeriksaan.

Keduanya dimintai keterangan oleh polisi.

Hal ini setelah mereka berhasil masuk ke dalam ruang rapat yang dihadiri jajaran Forkopimda Riau guna membahas soal penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Baca: BREAKING NEWS: Ricuh! 3 Mahasiswa Menyusup ke Rapat Penanganan Karhutla Riau, Danrem: KELUAR KALIAN

Baca: BREAKING NEWS: Presma dan Mensospol Diamankan, Puluhan Mahasiswa Universitas Riau Geruduk Mapolda

Setelah sampai di dalam ruangan, keduanya lalu membentangkan poster dari karton berwarna yang bertuliskan 'Kapolda Jangan Lagi Kongkow dengan Koorporasi'.

'Cabut Izin Pembuka Lahandan Koorprasi Ilegal', 'Kita Harus Jaga Bumi Riau".

Mahasiswa ini sempat beberapa menit membentangkan poster berisi aspirasi tersebut.

Namun aksi mereka kemudian dilarang oleh petugas keamanan yang ada di ruang rapat.

Satu persatu poster yang dipampangkan oleh para mahasiswa tersebut diambil dan dirobek oleh petugas.

Disampaikan Syafrul saat ditemui usai menjalani pemeriksaan, aksi nekatnya tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi sebelumnya, dimana tuntutan mereka yang masih terkait Karhutla di Riau, tidak digubris.

"Karena tidak diterima, maka kita masuk ke dalam ruangan (tempat rapat), apa sih yang harus dilakukan pemerintah. Terutama Pemprov Riau," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved