Bagikan Masker di Sekolah, Disdik Pekanbaru Belum Liburkan Aktivitas Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru belum berencana meliburkan peserta didik dari aktivitas sekolah.

Bagikan Masker di Sekolah, Disdik Pekanbaru Belum Liburkan Aktivitas Sekolah
TRIBUN PEKANBARU / THEO RIZKY
Dinas Kesehatan membagi-bagikan masker kepada masyarakat yang memadati kawsan Car Free Day (CFD) pekanbaru, Minggu (4/8/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru belum berencana meliburkan peserta didik dari aktivitas sekolah.

Sebab ISPU saat ini memasuki kualitas udara sedang. Ada juga di sebagian wilayah kota memasuki wilayah tidak sehat. Namun dinas sudah membuat surat edaran untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

"Kami juga imbau peserta didik menggunakan masker saat beraktivitas," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal kepada Tribun, Jumat (9/8/2019).

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPBD Kota Pekanbaru untuk membagikan masker ke PAUD, TK dan SD. Hal ini untuk antisipasi dampak buruk kabut asap bagi masyarakat.

Jamal menyebut bahwa pihaknya juga setiap hari mendapat informasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru.

Nantinya sesuai informasi ISPU pihak dinas bisa menyarankankan agar meliburkan.

"Tapi kami toleransi sejumlah sekolah yang terkena dampak kabut asap cukup parah. Mereka bisa pulangkan siswa lebih cepat, itu situasional," terangnya.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru sudah menyurati Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru agar melakukan tindakan pengamanan dampak bahaya kabut asap di sekolah.

Surat itu berisi tindakan yang dilakukan sesuai kondisi ISPU. Saat ISPU dalam rentang 101 hingga 199 atau kualitas udara tidak sehat maka peserta didik harus kurangi aktivitas di luar ruangan.

Mereka juga harus mengenakan masker saat keluar ruangan. Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru bisa meliburkan peserta didik kelompok khusus saat ISPU dalam rentang 200 hingga 299.

Kualitas udara saat itu sangat tidak sehat. Maka bisa diliburkan kelompok khusus yakni murid PAUD, TK dan SD seserajat.

Saat ISPU menunjukan angka lebih dari 300 maka dinas bisa meliburkan seluruh peserta didik. Sebab kualitas udara saat itu sangat berbahaya.

"Kondisi sedang saat ini kami imbau untuk kurangi aktivitas peserta didik di luar ruangan," jelas Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Muhammad Amin.

Pihaknya juga sudah membagikan masker ke sejumlah sekolah. Mereka membagikannya sebagai antisipasi dampak kabut asap. (*)

Penulis: Fernando
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved