Citizen Report

Kembangkan Potensi Desa, Mahasiswa Kukerta UNRI Ajarkan Warga Olah Ikan Parang Menjadi Abon

Kembangkan potensi desa, mahasiswa Kukerta UNRI ajarkan warga Tanjung Medang Rupat Utara mengolah ikan parang menjadi abon

Kembangkan Potensi Desa, Mahasiswa Kukerta UNRI Ajarkan Warga Olah Ikan Parang Menjadi Abon
Tribun Pekanbaru/Istimewa/Rahmi Deswita Putri
Kembangkan Potensi Desa, Mahasiswa Kukerta UNRI Ajarkan Warga Olah Ikan parang Menjadi Abon 

Kembangkan Potensi Desa, Mahasiswa Kukerta UNRI Ajarkan Warga Olah Ikan parang Menjadi Abon

TRIBUNPEKANBARU.COM, CITIZENJOURNALISM - Kembangkan potensi desa, mahasiswa Kukerta UNRI ajarkan warga Tanjung Medang Rupat Utara mengolah ikan parang menjadi abon.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau sukses melaksanakan workshop dengan tema “Pelatihan Pengolahan Ikan Parang Menjadi Makanan Yang Tahan Lama dan Bernilai Ekonomis”.

Baca: PT SSS di Pelalawan Jadi Tersangka Kasus Karhutla di Riau, Kapolda Riau Sebut Kemungkinan Bertambah

Baca: TANGGAPAN Direktur PT SSS Terkait Ditetapkannnya Status Tersangka Karhutla di Riau oleh Polda Riau

Baca: PESAN-Pesan Gubri Syamsuar pada HUT Riau ke-62, Dari Budaya Melayu hingga Bank Riau Kepri Syariah

Baca: MISTERI Siapa Ketua DPRD Inhu Riau Periode 2019-2024, Yopi Arianto Ajukan TIGA NAMA ke DPD I Golkar

Baca: Cewek Cantik GADIS MINANG Pecinta Kucing, Prihatin Kucing Terlantar dan Punya 12 Ekor Kucing

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Tanjung Medang dihadiri langsung oleh Kepala Desa Tanjung Medang, Koordinator Kecamatan Rupat Utara, beserta ibu-ibu PKK.

Sebagian besar masyarakat Desa Tanjung Medang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan dan hasil tangkapan yang mudah ditemui di Desa Tanjung Medang adalah ikan parang. Melihat potensi Desa Tanjung Medang, mahasiswa KUKERTA Universitas Riau menciptakan hasil olahan ikan parang yang bernilai ekonomis.

“Pelatihan pengolahan ikan parang ini dilakukan karena melihat banyaknya ikan parang, namun hanya dijadikan bahan masakan dan tidak ada alternatif lain untuk mengembangkannya secara lebih maksimal, dengan mengolah ikan parang menjadi abon nantinya semoga dapat menjadi nilai jual untuk masyarakat yang mengembangkannya, kami dari mahasiswa siap mendukung, selain memberi pelatihan, kami juga akan membantu untuk desain kemasaan yang menarik nantinya,” jelas Wahyu Ardiansyah selaku Koordinator Desa Mahasiswa KUKERTA Desa Tanjung Medang.

Kepala Desa Tanjung Medang, Saipul mengatakan bahwa ilmu yang dibagikan oleh mahasiswa kepada ibu-ibu PKK diharapkan dapat dipelajari lebih lanjut agar ke depannya dapat menghasilkan suatu produk yang bernilai jual.

Nantinya produk itu akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kembangkan Potensi Desa, Mahasiswa Kukerta UNRI Ajarkan Warga Olah Ikan parang Menjadi Abon
Kembangkan Potensi Desa, Mahasiswa Kukerta UNRI Ajarkan Warga Olah Ikan parang Menjadi Abon (Tribun Pekanbaru/Istimewa/Rahmi Deswita Putri)

"Diadakannya pelatihan ini kita mengetahui bahwa ikan juga dapat diolah menjadi abon serta dapat dijadikan makanan khas dan ini pertama kali diadakannya workshop oleh mahasiswa KKN di Desa Tanjung Medang," katanya.

 “InshaAllah apa yang disampaikan oleh mahasiswa akan kami kembangkan dan terimakasih kami ucapkan kepada mahasiswa karena dengan adanya workshop ini, kami yang awalnya tidak bisa, Alhamdulillah nantinya kami akan bisa,” tutup Susilawati selaku Wakil Ketua PKK Desa Tanjung Medang.

Kembangkan Potensi Desa, Mahasiswa Kukerta UNRI Ajarkan Warga Olah Ikan parang Menjadi Abon. (Tribunpekanbaru.com/Citizen Journalism/Rahmi Deswita Putri)

Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved