Menelaah Smartphone yang Tak Terdaftar di Kemenperin, Seperti Apa Nasibnya?

Kementerian Perindustrian ( Kemenperin) merilis sebuah halaman khusus untuk mengecek status IMEI ponsel milik pengguna.

Menelaah Smartphone yang Tak Terdaftar di Kemenperin, Seperti Apa Nasibnya?
Teknotaci
Menelaah Smartphone yang Tak Terdaftar di Kemenperin, Seperti Apa Nasibnya? 

Menelaah Smartphone yang Tak Terdaftar di Kemenperin, Seperti Apa Nasibnya?

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin) merilis sebuah halaman khusus untuk mengecek status IMEI ponsel milik pengguna. Melalui halaman itu, pengguna dapat melihat apakah ponsel dimiliki dibeli secara resmi atau ilegal.

Jika ponsel dibeli secara resmi, akan muncul keterangan yang menyatakan bahwa IMEI tersebut terdaftar di database Kemenperin. Sementara ponsel ilegal tidak akan terdaftar dalam database tersebut.

KompasTekno pun mendapat laporan dari sejumlah pengguna yang mempertanyakan bagaimana nasib ponsel mereka jika tidak terdaftar di Kemenperin. Rata-rata pengguna yang melaporkan hal tersebut membeli ponsel dari situs e-commerce ternama.

Sebagian dari mereka menganggap bahwa ponsel yang dibeli lewat e-commerce besar sudah pasti terdaftar di halaman Kemenperin. Nyatanya tidak.

Baca: Video Lagu MP3 DJ Tiktok, Download Lagu DJ Sungguh Ku Merasa Resah, Disana Menanti Disini Menunggu

Baca: Kumpulan Lagu Terbaru Alan Walker (MP3), Download Disini, Ada 12 Lagu, Termasuk Lagu OST PUBG-VIDEO

Meski membeli di e-commerce terkenal, masih ada kemungkinan ponsel tersebut tidak didistribusikan melalui kanal resmi.

Lantas bagaimana dengan nasib ponsel yang tidak terdaftar di halaman Kemenperin ini?

Pengguna sejatinya tak perlu terlalu cemas. Pasalnya, pihak Kemenperin pun pernah menyatakan bahwa akan melakukan pemutihan terhadap ponsel ilegal yang sudah kadung beredar sebelum 17 Agustus mendatang.

Halaman cek IMEI di situs Kemenperin.Kemenperin Halaman cek IMEI di situs Kemenperin.

Melalui akun Instagram resminya, pihak Kemenperin mengatakan bahwa regulasi pemutihan tengah dipersiapkan.

"HP blackmarket (ilegal) yang dibeli sebelum 17 Agustus akan mendapat pemutihan yang regulasinya sedang disiapkan," tulis Kemenperin.

Halaman
12
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved