Api Tak Kunjung Padam, Tim Damkar Siak Rayakan Idul Adha di Lokasi Karhutla

Satgas pemadam kebakaran Siak terpaksa merayakan Idul Adha di lokasi karhutla, karena api tak kunjung padam sejak beberapa hari lalu.

Api Tak Kunjung Padam, Tim Damkar Siak Rayakan Idul Adha di Lokasi Karhutla
tribunpekanbaru/Mayonal
Karhutla di Siak 

tribunpekanbaru.com - Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Siak harus meninggalkan keluarganya pada Idul Adha 1440 H ini. Mereka harus segera kembali ke lokasi kebakaran usai salat Ied, Minggu (11/8).

Kepala Bidang Damkar BPBD Siak, Irwan Pryatna, bahkan tidak sempat bersilaturrahmi dengan keluarga usai mengikuti salat Ied. Ia langsung berganti kostum untuk pergi ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kampung Rawang Air Putih.

"Pukul 09.00 WIB harus kumpul dan bergerak ke Rawang Air Putih. Kebakaran di sana baru terjadi sehingga butuh penanggulangan secepat mungkin," kata Irwan.

Sepanjang hari, timnya ikut memadamkan api di lokasi kebakaran itu. Menurut dia, lahan terbakar di Rawang Air Putih sangat besar. Kejadian sudah berlangsung sejak seminggu terakhir, namun api sulit dipadamkan.

"Beberapa kali sudah dilakukan water bombing namun api masih menyala. Konsenstrasi kami pada hari raya kurban ini di sini dulu," terang dia.

Bupati Siak, Alfedri, Kapolres Siak AKBP Ahmad David, Danramil 03/Siak Mayor (Inf) Suratno, Sabtu (10/8) lalu memantau kondisi Rawang Air Putih menggunakan helikopter. Alfedri mengakui titik karhutla yang besar saat ini ada di Kampung Rawang Air Putih dan Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau. Di Tasik Betung, justru Cagar Biosfer Giam Siak Kecil yang terbakar.

"Kawasan ini berbatasan dengan Bengkalis. Bagian Bengkalis jauh lebih besar di banding bagian Siak," terang Alfedri.

Menurut informasi yang diterimanya, sudah 10 hari terakhir ini dilakukan water bombing di wilayah tersebut, namun api belum padam. Sedangkan pemadaman darat dibantu oleh anggota BPBD Siak, Manggala Agni, dan tim damkar perusahaan.

Begitu juga untuk wilayah Rawang Air Putih, dilakukan pemadaman oleh petugas BPBD, TNI/Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan bantuan dua heli water bombing dari Sinar Mas Grup. "Tentu kita berharap lokasi titik api tersebut bisa diatasi secepatnya," ujar Alfedri.

Dia mengapresiasi dukungan pihak perusahaan yang intens dalam mengantisipasi Karhutla. Ini dibuktikan dengan bantuan dua heli water bombing jenis Super Puma dari PT RML APP. Selain itu, Sinarmas Grup juga melibatkan puluhan tim darat fire marshall perusahaan beserta perlengkapan seperti mesin pompa.

"Atas nama pemerintah daerah kami mengapresiasi bantuan dari perusahaan. Kami tetap mengharapkan dukungan seperti ini terus terjaga dan berkesinambungan," tututr Bupati. (myo)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved