Karhutla

Pelalawan, Inhu, Inhil serta Siak, Wilayah Paling Parah Karhutla di Riau

Hingga saat ini kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah di Riau.

Pelalawan, Inhu, Inhil serta Siak, Wilayah Paling Parah Karhutla di Riau
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Tim Manggala Agni Daops Pekanbaru melakukan pemadaman kebakaran lahan pada hari ketiga di Jalan Gelatik, Desa Karya Indah, Kec Tapung, Kab Kampar, Riau, Kamis (1/8/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Pelalawan, Inhu, Inhil serta Siak, Wilayah Paling Parah Karhutla di Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga saat ini kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah di Riau.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar selaku Komandan Satgas (Dansatgas) Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau mengungkapkan, hingga saat ini masih terjadi kebakaran lahan di sejumlah lokasi di Riau.

Yang paling parah ada di empat wilayah. Diantaranya Pelalawan, Inhu dan Inhil serta Siak.

"Sekarang yang cukup luas itu ada di Pelalawan di sekitar teso nilo, kemudian di Inhu, Inhil dan Siak," kata Syamsuar, Minggu (11/8/2019).

Kondisi tersebut diketahui setelah ia melakukan patroli udara, Sabtu (10/8/2019 kemarin. Berdasarkan pantuan udara yang ia lakukan, memang sejauh ini tiga daerah tersebut masih terjadi kebakaran lahan dan belum seluruhnya api bisa dipadamkan.

"Di wilayah itu memang kondisinya kering , tidak ada hujan, sama-sama lah kita berdia mudah-mudahan ada hujan," katanya.

Selain kondisi cuaca yang panas dan kering, ketersediaan air untuk pemadaman api juga menjadi kendala di lapangan.

Sebab saat ini di lokasi kebakaran sulit ditemukan ada air yang cukup untuk pemadaman api, terutama melalui jalur udara dengan waterbombing.

Baca: BNPB Rilis Udara Pekanbaru Dalam Kondisi Tidak Sehat, Petugas Masih Melakukan Pemadaman Karhutla

Baca: Karena Asap, Warga di Pekanbaru Pilih Laksanakan Shalat di Dalam Masjid

"Kendalanya memamg sulitnya mendapatkan pasokan air. Jadi pemadaman melalui udara dengan heli waterbombing itu jauh mengambil airnya, jadi lama waktunya," ujarnya.

Meski demikian, personil gabungan yang tergabung dalam Satgas Karhutla, terus melakukan upaya memadaman api di lokasi lahan yang masih terbakar. Bahkan saat hari raya Idul adha ini, personi Satgas Karhutla tetap melakukan tugasnya di lapangan.

"Mereka tetap bekerja, kemarin Kasum TNI juga sudah turun ke Riau dan mengarahkan anggota TNI yang bertugas di lapangan mereka harus bekerja setiap saat untuk memadamkan api, termasuk saat hari raya Idul adha hari ini," katanya. (Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved