Torpedo Kambing Bisa TIngkatkan Gairah Seksual (Libido) Lelaki? Berikut Faktanya

Satu di antara potongan daging yang kerap menjadi pertanyaan adalah torpedo kambing yang 'dipercaya' mampu meningkatkan gairah seksual.

Torpedo Kambing Bisa TIngkatkan Gairah Seksual (Libido) Lelaki? Berikut Faktanya
Thinkstock
Ilustrasi 

Torpedo Kambing Bisa TIngkatkan Gairah Seksual (Libido) Lelaki? Berikut Faktanya

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebagian masyarakat memperoleh banyak potongan daging kurban saat Idul Adha.

Satu di antara potongan daging yang kerap menjadi pertanyaan adalah torpedo kambing yang 'dipercaya' mampu meningkatkan gairah seksual.

Benarkah demikian, torpedo kambing mampu meningkatkan libido pada laki-laki? 

Menurut dia, kaitan antara konsumsi daging kambing peningkatan gairah seksual atau libido hanyalah mitos yang terus berkembang di tengah masyarakat.

Faktanya, ilmu pengetahuan sampai saat ini belum bisa membuktikan bahwa torpedo kambing dapat meningkatkan hasrat seksual laki-laki.

Baca: UPDATE NET TV yang Dikabarkan Bangkrut: Bantah PHK Karyawan, Pembayaran Narasumber Terlambat

Baca: KABAR DUKA: Politikus Senior Riau, Ruspan Aman Tutup Usia

Baca: Karena Asap, Warga di Pekanbaru Pilih Laksanakan Shalat di Dalam Masjid

Ari menulis, memang testis kambing banyak mengandung testosteron yang dapat meningkatkan gairah seksual, namun hal tersebut dapat terjadi karena multifaktor dan tidak selalu berhubungan dengan makanan.

"Bisa saja karena dorongan setelah mengonsumsi torpedo kambing, seseorang hanya merasa yakin libidonya meningkat (tersugesti), kemudian bersemangat, dan ini akhirnya yang meningkatkan libido tersebut," jelas Ari.

Baca: VIRAL 2 Pemuda Asal Rengat, Riau Kencingi Bendera Merah Putih, Begini Pengakuannya kepada Petugas

Baca: UPDATE Transfer Neymar: Real Madrid Siapkan Harga Fantastis, Barcelona Keringat Dingin

Justru fakta buruk yang harus masyarakat ketahui adalah bahwa daging kambing maupun daging sapi termasuk dalam kelompok daging merah yang banyak mengandung lemak.

Lemak hewani umumnya banyak mengandung lemak jenuh, sehingga tinggi low-density lipoprotein (LDL) atau sering disebut lemak jahat.

"(LDL) dapat menumpuk pada dinding pembuluh darah, baik pembuluh darah ke otak ataupun pembuluh darah ke jantung," ujar Ari.

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved