Kopi Bubuk One Coffee Lebih Kental dan Wangi

Usaha Sangrai dan penggilingan kopi atau kopi bubuk dinilai cukup menjanjikan. Sebab geliat usaha kuliner semacam café atau kedai kopi, semakin bergel

Kopi Bubuk One Coffee Lebih Kental dan Wangi
Tribun Pekanbaru/Rino Syahril
Satu Sendok Saja Kopi Bubuk One Coffee Sudah Kental, Rumah Kopi Kerta Jaya Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Usaha Sangrai dan penggilingan kopi atau kopi bubuk dinilai cukup menjanjikan. Sebab geliat usaha kuliner semacam café atau kedai kopi, semakin bergeliat di Riau.

Melihat hal tersebut, ditangkap oleh Rumah Kopi Kerta Jaya Eric Salim. “Sangrai dan Penggilingan kopi atau kopi bubuk milik saya ini sudah turun temenurun," ujar Eric Salim kepada Tribun, Senin (12/8/2019).

Awalnya jelas Eric, orangtuanya bingung mau usaha ternak ikan emas atau buat kopi bubuk. "Berkat saran nenek, Bapak disuruh buat kopi bubuk, karena usahanya bisa turun temenurun," ucap Eric.

Atas saran itu orangtua Eric mulai merintis usaha kopi bubuk sejak 1986 lalu. Saat itu yang menggiling kopi dan menjual kopi bubuk adalah Bapaknya yang lebih dikenal dengan panggilan Ahok.

"Awalnya Bapak menggiling Kopi di gerobak warna kuning dan mangkal di Jalan Sagu Pasar Bawah," ungkap Eric.

Saat itu nama kopi bubuknya lebih dikenal dengan nama Kopi Ahok. "Seiring waktu berjalan akhirnya kami pindah ke Ruko dan penggilingan dilakukan di Ruko Jalan Sagu Pasar Bawah itu," ungkapnya.

Tapi gerobak kuning itu tambah Eric tetap diletakan depan Ruko. "Selanjutnya tahun 2013 kopi bubuk kami beri merek dengan nama One Coffee dan sejak itulah kopi bubuk One Coffe kami mulai terkenal," paparnya.

Sampai saat ini jelas Eric dalam 1 hari One Coffee bisa terjual minimal 80 kilogram. "Jauh peningkatannya dibandingkan saat Bapak mulai merintis yang hanya terjual 1 kilogram per hari," ujar Eric.

One Coffee tambah Eric kelebihannya adalah wangi dan kental, karena 1 sendok saja sudah kental dan sudah terasa sekali kopinya. "Kalau produk lain 2 sendok bubuk kopi baru kental,” katanya.

Untuk kemasan yang dijual, mulai dari 250 gram sampai 1 kilogram dan harganya mulai dari Rp 16 ribu sampai Rp 64 ribu. "Tempat penggilingan kami saat ini ada di Jalan Sagu Pasar Bawah dan Rumah Kopi Kerta Jaya di Jalan Pemuda, Payung Sekaki," papar Eric

Bahan bakunya langsung diambil dari Petani Kopi di Kerinci, Jambi untuk One Coffee. "Selanjutnya tahun 2017 kami membuat kopi Aceh dan bahan bakunya dari petani di Aceh," ujar Eric. (rsy)

Penulis: Rino Syahril
Editor: kasri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved