Karhutla di Riau

PERAMBAH Hutan di TNTN Riau Ditangkap, Kelola dan Jual Tanah Tesso Nilo hingga Ditanami Kelapa Sawit

Perambah Hutan di Taman Nasional Tesso Nilo atau TNTN Riau ditangkap, kelola dan jual tanah Tesso Nilo hingga ditanami kelapa sawit

PERAMBAH Hutan di TNTN Riau Ditangkap, Kelola dan Jual Tanah Tesso Nilo hingga Ditanami Kelapa Sawit
Tribun Pekanbaru/Istimewa/Polres Pelalawan
PERAMBAH Hutan di TNTN Riau Ditangkap, Kelola dan Jual Tanah Tesso Nilo hingga Ditanami Kelapa Sawit 

Penangkapan tersangka diduga pelaku pembakar lahan ini, diungkap Kasat Reskrim Polres Bengkalis Andrie Setiawan kepada tribun, Senin (12/ 8) pagi tadi.

Menurut Kasat penangkapan tersangka berdasarkan laporan yang diterimanya terkait aktifitas tersangka sudah beberapa kali melakukan melakukan pembakaran di lahan tersebut.

"Kemarin upaya pembakaran dilakukan tersangka diketahui oleh tim dari pemadam kebakaran di wilayah tersebut, saat itu regu pemadam kebakaran baru selesai memadamkan api Karhutla di sekitaran Desa Bulu Apo sekitar pukul 17.30 WIB sore, senin pekan lalu," tambah Andrie Setiawan.

Hermanto Sempat Berjanji Tidak akan Membakar, Pelaku Pembakar Lahan di Riau Ini Ditangkap Polisi
Hermanto Sempat Berjanji Tidak akan Membakar, Pelaku Pembakar Lahan di Riau Ini Ditangkap Polisi (Tribun Pekanbaru/Istimewa/Polsek Pinggir)

Petugas Damkar yang sore itu pulang dari pemadaman lahan melihat ada api baru di lahan milik Tarigan yang kondisi api semakin membesar dengan spontan petugas Damkar melakukan upaya pemadaman.

Baca: Makan dan Minum Tidak Disentuh, TIM Ombudsman RI Bertemu Pemkab Kuansing Riau Soal Seleksi CPNS 2018

Baca: PT SSS di Pelalawan Jadi Tersangka Kasus Karhutla di Riau, Kapolda Riau Sebut Kemungkinan Bertambah

Baca: TANGGAPAN Direktur PT SSS Terkait Ditetapkannnya Status Tersangka Karhutla di Riau oleh Polda Riau

Anehnya saat pemadaman dilakukan, tiba tiba datang Hermanto Sihombing melarang petugas Damkar melakukan pemadaman di lokasi kebun milik bosnya tersebut karena dilarang oleh pekerja Tarigan ini kemudian Tim Damkar langsung pulang meninggalkan lokasi.

Namun tidak sampai di sana, petugas Damkar yang tidak diizinkan melakukan pemadaman di sana melaporkan kejadian ini kepada Kepala Desa Buluh Apo.

Dari laporan ini dan Kepala Desa Buluh Apo melaporkan kejadian tersebut secara lisan kepada pihak Polsek Pinggir.

"Selanjutnya pihak Polsek Pinggir melakukan upaya penyelidikan hingga saat sekarang ini," ungkap Kasat Reskrim Polres Bengkalis.

Penyelidikan yang dilakukan pihak Polsek Pinggir terhadap yang dikerjakan oleh Sihombing ini bukan pertama kali terjadi.

Sebelumnya pada Juni lalu petugas patroli juga sudah menemukan hal yang sama lahan tersebut terbakar.

Hanya saja saat itu Sihombing sebagai yang mengelola lahan tidak ada di tempat.

"Petugas Patroli sempat dan beberapa kali mengingatkan agar Sihombing tidak melakukan pembakaran lahan. Namun jawabannya hanya sebatas iya di mulut saja," ungkap Kasat.

Baca: PESAN-Pesan Gubri Syamsuar pada HUT Riau ke-62, Dari Budaya Melayu hingga Bank Riau Kepri Syariah

Baca: MISTERI Siapa Ketua DPRD Inhu Riau Periode 2019-2024, Yopi Arianto Ajukan TIGA NAMA ke DPD I Golkar

Baca: Cewek Cantik GADIS MINANG Pecinta Kucing, Prihatin Kucing Terlantar dan Punya 12 Ekor Kucing

Dari laporan ini akhirnya unit Reskrim Polsek Pinggir melakukan penangkapan terhadap tersangka pada Jumat petang pekan lalu.

Saat diamankan tersangka tengah duduk santai di salah satu warung di Desa Buluh Apo.

"Petugas kita yang melakukan penangkapan kemudian menanyakan keberadaan alat yang digunakan pelaku untuk melakukan pembakaran lahan tersebut. Saat diintrogasi petugas kita tersangka mengakui melakukan pembakaran lahan tersebut dengan menggunakan satu korek gas berwarna ungu bening, saat penangkapan ada dikantongi oleh tersangka di saku celana panjang sebelah kiri dan langsung pelaku serahkan kepada petugas Kepolisian," jelas Kasat Reskrim.

Selain mengintrogasi tersangka, petugas juga membawanya ke lahan yang dibakar untuk menunjukkan lokasi dimana ia mulai melakukan pembakaran lahan.

Dari informasi tersangka ini petugas langsung melakukan dokumentasi lokasi kejadian dan juga ada memasang garis polisi.

"Saat ini masih diamakan di Pinggir petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka dan barang bukti yang ditemukan di TKP," tandasnya.

Perambah Hutan di TNTN Riau Ditangkap, Kelola dan Jual Tanah Tesso Nilo hingga Ditanami Kelapa Sawit. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved