Karhutla di Riau

Dandim Sebut Pemerintah Harus Ikut Mengubah Mindset Masyarakat dalam Membuka Lahan Tanpa Membakar

Dandim 0314/Inhil sebut pemerintah harus ikut mengubah mindset masyarakat dalam membuka lahan tanpa membakar

Dandim Sebut Pemerintah Harus Ikut Mengubah Mindset Masyarakat dalam Membuka Lahan Tanpa Membakar
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadli
Dandim Sebut Pemerintah Harus Ikut Mengubah Mindset Masyarakat dalam Membuka Lahan Tanpa Membakar 

Dandim Sebut Pemerintah Harus Ikut Mengubah Mindset Masyarakat dalam Membuka Lahan Tanpa Membakar

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Dandim 0314/Inhil sebut pemerintah harus ikut mengubah mindset masyarakat dalam membuka lahan tanpa membakar.

Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0314/Inhil, Letkol Inf Andrian Siregar, S.I.P kembali turun ke lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Harapan Jaya sejak Senin (12/8/2019).

Baca: BREAKING NEWS: Mendarat di Pelalawan Riau, Menteri LHK-Kapolri-Panglima TNI Menuju Lokasi Karhutla

Baca: BREAKING NEWS:Menteri-Kapolri-Panglima TNI ke Pelalawan Riau akan Padamkan Api di Jalan Koridor RAPP

Baca: PERAMBAH Hutan di TNTN Riau Ditangkap, Kelola dan Jual Tanah Tesso Nilo hingga Ditanami Kelapa Sawit

Baca: Menteri LHK Tegur 55 PERUSAHAAN Terkait Karhutla di Riau, Pasien ISPA di Pekanbaru Capai 2.262 Orang

Dandim 0314/Inhil turun langsung melihat dan ikut serta memadamkan api yang membakar sekitar 20 hektar lahan masyarakat yaitu berupa tanaman karet.

Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Andrian Siregar, S.I.P, menuturkan, ini merupakan perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan pendapatan masyarakat terganggu serta menimbulkan dampak yang sangat merugikan.

“Kita mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat melalui agar berpikir terlebih dahulu sebelum membuka lahan dengan cara membakar,” ungkapnya.

Selain itu, Dandim 0314/Inhil juga mengajak para pejabat di Inhil untuk hadir dan ikut serta merubah pemikiran masyarakat dalam membuka lahan tanpa membakar melalui memberi penekanan kepada camat, lurah-lurah, Kepala Desa serta RT dan RW untuk menyampaikan bahaya Karhutla.

“Bila perlu berikan sanksi kepada aparat desa apabila di desa atau di kelurahan Terjadi karhutla, jangan hanya TNI dan Polri serta BPBD saja yang menangani persoalan ini, aparatur Desanya kemana,” imbuhnya.

Baca: BREAKING NEWS:Menteri-Kapolri-Panglima TNI ke Pelalawan Riau akan Padamkan Api di Jalan Koridor RAPP

Baca: Karhutla di Riau, MENTERI LHK-Kapolri-Panglima TNI ke Riau, Jumlah Hotspot Terpantau 167 Titik

Baca: Pelaku Pembakar Lahan di Riau Ini Ditangkap Polisi, Sebelumnya Sempat Berjanji Tidak akan Membakar

Lebih lanjut Letkol Inf Andrian Siregar menuturkan, berbagai upaya telah dilakukan untuk membantu memadamkan karhutla dengan memberikan sosialisasi dan melaksanakan patroli untuk mengurangi terjadinya karlahut.

Dandim juga mengajak atensi semua pihak untuk terjun langsung ke masyarakat dan memberikan Penekanan kepada kepala Desa karna di wilayah Desa dan kelurahan lah yang sangat besar terjadi Karlahut.

“Pemerintah Kabupaten Inhil dapat berperan aktip dalam menghadapi Karhutla khususnya Desa-Desa yang masih memiliki lahan yang tidak produktip menjadi semak Belukar Apalagi Desa Tersebut berbatasan dengan hutan Konserpasi dan berbatasan dengan hutan lindung,” pungkas Dandim.

Dandim Sebut Pemerintah Harus Ikut Mengubah Mindset Masyarakat dalam Membuka Lahan Tanpa Membakar. (Tribuntembilahan.com/T Muhammad Fadhli)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved