Berita Riau

Masih Berasap, Ini Hasil Pantuan Karhutla Rombongan Menteri LHK di Tiga Wilayah di Riau

Peninjauan kebakaran hutan dan lahan di tiga daerah di Riau. Yakni di Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

Masih Berasap, Ini Hasil Pantuan Karhutla Rombongan Menteri LHK di Tiga Wilayah di Riau
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
FOTO ILUSTRASI - Tim BPBD Pekanbaru bersama aparat TNI AD dari Kodim 0301 Pekanbaru berusaha memadamkan kebakaran lahan di Jalan Tuanku Tambusai, Kec Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, Selasa (6/8/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Masih Berasap, Ini Hasil Pantuan Karhutla Rombongan Menteri LHK di Tiga Wilayah di Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rombongan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanatan (LHK) Siti Nurbaya bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Letjen TNI Doni Munardo melakukan peninjauan kebakaran hutan dan lahan di tiga daerah di Riau. Yakni di Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

Seperti diketahui, di tiga daerah ini masih terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Seperti di wilayah Teso Nilo dan Langgam Kabupaten Pelalawan, kemudian di Kempas Jaya Kecamatan Gaung, Inhil kemudian di Desa Pulau Gelang Kuala Cenaku Inhu.

"Dari hasil pantuan udara memang di tiga daerah ini masih berasap, tadi rombongan Buk Menteri, Panglima TNI dan Kapolri bersama Pak Gubernur langsung memantau dari udara.

Baca: Tim Gabungan Padamkan Api hingga Dinihari, Panglima TNI-Kapolri-Menteri LHK Bertolak ke Pekanbaru

Dari Pekanbaru menuju ke arah TNTN Langgam, kemudian di Inhu dan Inhil," kata Kepala Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, Selasa (13/8/2019).

Setelah melakukan peninjauan kebakaran hutan dan lahan di tiga wilayah tersebut rombongan kembali ke Pekanbaru dan langsung terbang ke Jakarta sekitar pukul 13.00 WIB.

"Tadi Panglima meminta kepada seluruh masyarakat Riau dan dunia usaha agar jangan ada lagi yang membuka lahan dengan cara membakar. Karena kebakaran lahan merugikan banyak pihak," ujarnya.

Selain itu, lanjut Edwar, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga meminta kepada semua stake holder agar sama-sama menuntaskan persoalan kebakaran hutan dan lahan di Riau. Sebab untuk mengatasi kebakaran lahan tidak bisa hanya dilakukan pemerintah saja.

"kedepan kita diminta untuk bersinergi menanggulangi Karhutla di Riau agar Riau bisa terbebas dari kabut asap," ujarnya.

Seperti diketahui, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus meluas. Dari Januari hingga Senin (12/8/2019), kebakaran hutan dan lahan di Riau setidaknya sudah menghanguskan lahan hingga mencapai 4.973 hektare.

Baca: Kembali TERSEBAR Nama-nama Menteri Kabinet Jilid II Jokowi-Maaruf, Jaksa Agung Bukan Kapitra Ampera

Sejumlah lokasi yang saat ini masih terjadi Karhutla diantaranya ada di Rokan Hilir. Yaitu di Kepulauan Teluk Nilap Jaya, Kecamatan Kubu Babussalam seluas 20 ha, di Desa Lenggadai Hilir meluas hingga 1 ha, di Desa Sei Gajah Makmur 5 ha, di Kelurahan Cempedak Rahuk seluas 4 ha.

Kemudian di Kabupaten Pelalawan, tepatnya di Kelurahan Kerinci Timur seluas 6 ha. Sedangkan di Bengkalis, karhutla terjadi di Desa Buruk Bakul 3,2 ha.

Di Siak, lahan terbakar terjadi di Desa Koto Ringin seluas 3 ha, jalan Dayun – Buton kilometer 3, Desa Dayun, belum diketahui luasnya. Begitu juga di kilometer 06 dan di Bundaran BOB PT BSP Kecamatan Dayun, serta Desa Koto Ringin masih terbakar dan belum diketahui luas lahannya.

Untuk di Kota Pekanbaru, lahan terbakar terjadi di beberapa lokasi yaitu di Jalan Asy Shofa Kelurahan Bandar Raya, seluas 0,06 ha. Di Kelurahan Simp Tiga 0,6 ha. Kelurahan Sri Meranti, 3 ha.

Kebakaran lahan juga masih membara di Kabupaten Indragiri Hulu, tepatnya di Desa Penyaguan, seluas 3 ha.

Sementara di Kabupaten Kampar, lahan yang terbakar terjadi di Jalan Uka Desa Karya Indah seluas 0,5 ha.

"Petugas Satgas Karhutla terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di sejumlah lokasi kebakaran yang saat ini masih terjadi di sejumlah lokasi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, Senin (12/8/2019).

Baca: Anak Bupati Terlibat Tabrakan Beruntun di Jalan Tol, Dua Orang Dikabarkan Tewas di Mobil Anak Bupati

Berdasarkan data dari BPBD Riau, hingga saat ini kebakaran hutan dan lahan yang paling luas masih terjadi di Kabupaten Bengkalis yaitu mencapai 1.545,28 ha. Lalu Rokan Hilir bertambah luas menjadi 1.048,45 ha, Siak 674,9 ha, Indragiri Hilir 563,85 ha, Dumai 310,75 ha, Kepulauan Meranti 252,7 ha, Pelalawan 212 ha, Kampar 138,78 ha, Indragiri Hulu 117 ha, Kota Pekanbaru 96,92 ha, Kuantan Singingi 5,1 ha, dan Rokan Hulu hanya 8,25 ha. (Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved