Mengerikan, Atraksi Sulap Gagal Berakhir Tragis, Budi Tewas Terbakar, Begini Kronologinya

Seorang seniman tari dan pesulap, Rachmat Budiri (53) atau biasa dikenal Budi Ayuga, tewas setelah melakukan atraksi api.

Mengerikan, Atraksi Sulap Gagal Berakhir Tragis, Budi Tewas Terbakar, Begini Kronologinya
youtube/ilustrasi
Atraksi Sulap Api Gagal, Pria Ini Tewas Terbakar, Kronologinya 

Mengerikan, Atraksi Sulap Gagal Berakhir Tragis, Budi Tewas Terbakar, Begini Kronologinya

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang seniman tari dan pesulap, Rachmat Budiri (53) atau biasa dikenal Budi Ayuga, tewas setelah melakukan atraksi api.

Budi tewas dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang setelah bagian atas tubuhnya terbakar disebabkan gagal saat melakukan atraksi.

Budi terbakar saat mempertontonkan atraksi sulap api di Pentas Apresiasi Budaya Kampung Celaket, Kota Malang, Sabtu (27/6/2019).

"Ada infeksi di punggung yang berpengaruh ke ginjalnya.

Kondisinya drop dan dinyatakan meninggal," kata teman dekat Budi Ayuga, Yongki Irawan, Senin (12/8/2019).

Budi yang tampil dalam pertunjukan ketoprak terbakar karena kesalahan teknis. Biasanya ia memakai minyak tanah atau spiritus saat beraksi.

Baca: Kabar Susunan Kabinet Jokowi-Maaruf Amin, Kembali Beredar di Medsos, Berikut Nama-namanya

Baca: Pemain Ini Sebut Alasan Dybala Memilih Bertahan di Juventus Meski jadi Penghangat Bangku Cadangan

Baca: Kronologi Tewasnya Pesulap Akibat Kesalahan Teknis, Korban Terbakar saat Mempertontonkan Keahliannya

Namun, malam itu ia memakai bensin jenis pertamax. Budi juga tampil tanpa tim yang biasa mengiringinya.

Yongki mengatakan, kondisi Budi sempat menunjukkan perbaikan. Namun, nasib berkata lain. Budi meninggal disebabkan infeksi di punggungnya yang menjalar hingga ginjal.

Sebelum dirawat di RSSA Kota Malang, Budi terlebih dahulu dirawat di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang.

Imam Muslich, teman dekat Budi yang lain mengatakan, Budi dikenal sebagai sosok yang baik di kalangan seniman. Dengan keahliannya sebagai pesulap, Budi kerap tampil dalam pertunjukan amal.

"Saat kita bikin donasi untuk korban gempa, Mas Budi tampil melewati api," katanya.

Jenazah Budi lantas dibawa pulang ke kediamannya di Jalan Tanjung Putra nomor 44 Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved