Palembang Butuh Rp1,3 Triliun untuk Perbaiki 1.204 Ruas Jalan yang Rusak

Pemko Palembang mengaku saat ini baru punya dana seperenam dari kebutuhan untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak tersebut.

Palembang Butuh Rp1,3 Triliun untuk Perbaiki 1.204 Ruas Jalan yang Rusak
tribunpekanbaru.com/syaifulmisgiono
ilustrasi 

tribunpekanbaru.com - Perbaikan 1.204 ruas jalan di Kota Palembang, Sumatra Selatan, membutuhkan anggaran setidaknya Rp1,3 triliun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Ahmad Bastari mengatakan, dana tersebut diperlukan untuk pengecoran hingga pengaspalan jalan yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Walikota (Perwali) 2017. Namun dana yang tersedia sejauh ini hanya seperenamnya saja.

"Dari 1.204 jalan tersebut, kami pilah-pilah dulu dengan melakukan uji coba untuk mendapatkan jalan yang kondisinya dapat dimaksimalkan melalui perbaikan, mulai dari pengecoran serta pengaspalan," kata dia di Palembang, Selasa (13/8).

Ahmad Bastari menyebut, saat ini Pemkot Palembang akan fokus pada kualitas dalam perbaikan tersebut. Dengan begitu, masa pakai jalan dapat lebih lama jika dibandingkan sebelumnya. “Intinya, semua jalan yang dikerjakan masuk dalam tahapan peningkatan sesuai kebutuhan saat ini,” kata dia.

Dijelaskan, seperti jalan kelas tiga bakal dinaikkan menjadi kelas satu, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. Beberapa jalan yang ditingkatkan kelasnya seperti jalan Karim Kadir Kecamatan Gandus, yang kini dibangun menjadi jalan kelas satu.

"Untuk jalan yang sudah dilalui kendaraan di atas 10 ton, tentu akan kami tingkatkan," kata dia.

Bastari mengungkapkan, dari hasil revisi, untuk jalan berstatus jalan nasional di Palembang ada 26 ruas jalan, jalan provinsi 14 ruas jalan, dan 1.204 ruas jalan Pemko Palembang.

"Saat ini anggaran kami masih seperenam dari kebutuhan. Karena itu kami akan lakukan perbaikan secara bertahap sampai Palembang zero hole," kata dia. (rin/rol)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved