Tak Tahan Dikepung Asap, 12 Kepala Keluarga di Tempuling Inhil Mengungsi

Sebanyak 12 kepala keluarga memilih meninggalkan rumah karena tak tahan diserbu asap karhutla yang mengganggu pernafasan setiap hari.

Tak Tahan Dikepung Asap, 12 Kepala Keluarga di Tempuling Inhil Mengungsi
tribun pekanbaru
Dandim 0314/Inhil, Letkol (Inf) Andrian Siregar menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga yang mengungsi akibat karhutla di Tempuling, Inhil. 

tribunpekanbaru.com - Sebanyak 12 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi, akibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah RT 06, RW 03, SK 4 Dusun Sukajadi, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kepulan asap tebal dampak dari karhutla yang terjadi di wilayah tersebut, membuat 12 KK tersebut terpaksa menyingkir ke tempat lain yang dinilai lebih aman dari serbuan asap.

Asap tebal memang melanda warga sekitar lokasi karhutla, sehingga mengganggu pernafasan dan kesehatan. Hal itulah yang membuat warga terpaksa mengungsi ke rumah–rumah warga lain yang jauh dari lokasi karhutla dan aman dari jangkauan asap.

Kondisi ini tentu membuat warga yang mengungsi tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya untuk menghidupi keluarga. Keadaan inipun menjadi perhatian Kodim 0314/Inhil, yang langsung memberikan bantuan satu paket sembako kepada setiap KK.

Dandim 0314/Inhil Letkol (Inf) Andrian Sirega berharap agar bantuan yang diberikan bisa meringankan beban para korban yang terpaksa meninggalkan rumah karena asap.

“Kami (Kodim 0314/Inhil) berharap para korban bisa tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini. Sedikit bantuan yang kami serahkan, setidaknya bisa meringankan beban dan semoga bisa bermanfaat bagi mereka,” kata Andrian.

Bantuan inipun disambut baik oleh Uminah, seorang korban Karhutla. Dia mengucapkan terima kasih atas bantuan Kodim 0314/Inhil tersebut. Menurutnya, sekecil apapun bantuan yang diberikan, akan sangat bermanfaat bagi dirinya dan korban yang lain di tengah kondisi seperti saat ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dandim yang telah membantu kami. Sembako menjadi kebutuhan yang sangat kami butuhkan,” ucap Uminah. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved