HUT RI 2019

KISAH Anggota Paskibraka Nasional Asal Riau, ANAK JANDA Pekerja Serabutan hingga Pakai Sepatu Robek

Kisah anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Nasional asal Riau, anak janda pekerja serabutan hingga pakai sepatu robek pinjaman

KISAH Anggota Paskibraka Nasional Asal Riau, ANAK JANDA Pekerja Serabutan hingga Pakai Sepatu Robek
Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby
KISAH Anggota Paskibraka Nasional Asal Riau, ANAK JANDA Pekerja Serabutan hingga Pakai Sepatu Robek 

KISAH Anggota Paskibraka Nasional Asal Riau, ANAK JANDA Pekerja Serabutan hingga Pakai Sepatu Robek

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Kisah anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Nasional asal Riau, anak janda pekerja serabutan hingga pakai sepatu robek pinjaman.

Anak dari wanita pekerja serabutan kebun karet di daerah marjinal Desa Bina Baru Kampar Kiri Tengah dan juga murid SMAN 1 Kampar Kiri Tengah jadi salah satu perwakilan dari Riau yang akan ikut mengibarkan bendera pusaka di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2019 mendatang.

Baca: DICOPOT dan Sempat Trending Topik di Kantin Komplek Kantor Gubri, Kini Jabatan Sekdaprov Riau Kosong

Baca: HARGA dan Tampilan Baru New Honda CB150R StreetFire di Riau Makin Gagah dengan Cakram Depan Belakang

Baca: Selama 7 Jam 22 Menit Geledah Kantor Dinas PUPR Dumai Riau, Petugas KPK Sita Dokumen Proyek DAK

Baca: 17 Hari Karhutla di Bantan Bengkalis Riau, Ratusan Personil dan Alat Berat Diturunkan ke Lokasi

Anak yatim tersebut bernama Muhamat Ashraf, siswa kelas 2 SMAN 1 Kampar Kiri Tengah yang bercita-cita menjadi seorang polisi.

Anak muda ini jadi perwakilan pemuda dari Riau di anggota Paskibraka Nasional HUT RI ini setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kecamatan hingga nasional.

Pencapaian pemuda kelahiran tahun 2002 ini diraihnya dengan kerja keras dan keinginan untuk membahagiakan ibunya yang menjanda.

Kerja keras ini dilakukan Muhamat Ashraf sebagai balas budi bagi ibunya yang telah bersusah payah membesarkan dirinya bersama kakak dan abangnya dari kecil sendirian.

Anak muda bertinggi sekitar 170 cm ini bersama ibunya tinggal di sebuah rumah hasil bantuan renovasi rumah pemerintah Kabupaten Kampar, sebelumnya keluarga anak ini tinggal disebuah rumah kayu yang dipinjamkan oleh kakak ibunya.

Rumah kayu tersebut kondisinya antara dapur, ruang keluarga dan dapur sama sekali tiada pembatas dengan kondisi tinggi pintu dan atap yang rendah, sehingga setiap kali anaknya yang tinggi tersebut masuk kerumah perlu menundukkan kepala.

KISAH Anggota Paskibraka Nasional Asal Riau, ANAK JANDA Pekerja Serabutan hingga Pakai Sepatu Robek
KISAH Anggota Paskibraka Nasional Asal Riau, ANAK JANDA Pekerja Serabutan hingga Pakai Sepatu Robek (Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby)

Ibu Muhamat Ashraf, Atik mengaku bangga dengan prestasi yang diraih anak bungsunya menjadi anggota Paskibraka nasional.

Halaman
1234
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved