Kuantan Singingi

Mahasiswa Kukerta UR Gelar Lomba Pacu Jalur Mini di Kuansing Riau

Mahasiswa Universitas Riau (UR) yang menjalani Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Kuansing, Riau menggelar lomba pacu jalur mini.

Mahasiswa Kukerta UR Gelar Lomba Pacu Jalur Mini di Kuansing Riau
Istimewa
Lomba pacu jalur mini yang digelar Mahasiswa Kukerta UR di Kuansing Riau. 

Mahasiswa Kukerta UR Gelar Lomba Pacu Jalur Mini di Kuansing Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Mahasiswa Universitas Riau (UR) yang menjalani Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Kuansing, Riau menggelar lomba pacu jalur mini.

Pacu jalur mini ini hanya untuk dua kecamatan saja yakni Kecamatan Inuman dan Cerenti.

Pacu jalur mini ini sendiri digelar Minggu (11/8/2019) di Sungai Kuantan yang ada di Desa Pulau Panjang Hilir Kecamatan Inuman.

Ketua panitia pelaksana Arman, SP mengatakan pihak mahasiswa UR yang Kukerta yang menginisiasi kegiatan tersebut. Para mahasiswa juga terlibat dalam kepanitiaan.

"Kegiatannya sebenarnya digelar dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idul Adha yang berdekatan dengan HUT RI ke 74 tahun," kata Arman, Rabu (14/8/2019).

Baca: Rio Reifan Hattrick Diciduk Polisi karena Narkoba, Istri: Rio di Rumah kok, Mana Beritanya?

Pria yang juga menjabat sebagai sekretaris desa Pulau Panjang Hilir mengatakan lomba pacu jalur mini juga digelar untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara dua kecamatan.

Jalur yang ikut lomba memang hanya dari dua kecamatan ini saja.

Acara pacu mini ini diikuti 18 jalur mini yang berasal dari kecamatan Inuman dan Cerenti. Juara pertama diraih jalur Jangan Heran dari Desa Sikakak Kecamatan Cerenti.

Juara kedua jalur Sembilu Tolang dari Desa Banjar Nantigo Kecamatan Inuman sedangkan juara ketiga jalur Ghajo Tuak Sungai Ili dari Desa Pulau Panjang Hilir Kecamatan Inuman.

Selain itu, pacu jalur mini ini juga dijadikan sebagai media bagi para atlet pacu jalur di dua kecamatan tersebut.

Tentunya untuk mengasah dan mengetahui kemampuan mereka sebelum nanti bertanding di pertandingan pacu jalur Nasional di Taluk Kuantan, 21 Agustus nanti.

Baca: STORY - Kisah Polisi di Riau yang Lebih Sering Dipanggil Pak Ustadz, Jadi Tempat Bertanya Masyarakat

Rahmita Budiartiningsih, SE. M.Hum selaku dosen pembimbing mahasiswa Kunkerta ini menyatakan bahwa mahasiswa harus bisa memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat sesuai dengan tridarma perguruan tinggi.

“Kunkerta bukan sekedar turun ke desa-desa memenuhi program perkuliahan tetapi harus memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat sesuai dengan keilmuan yang dimiliki. Inilah media langsung bagi mahasiswa untuk berkontribusi memajukan masyarakat di kampung-kampung sesuai dengan potensi daerah. Apalagi sekarang otonomi desa mengharuskan desa-desa mesti memanfaatkan potensi desa untuk memajukan ekonomi masyarakat," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved