Oknum Bidan PNS Jadi Pemasok Sabu di Lapas, Disuruh Simpan Dalam Bra Oleh Suami Kedua

Oknum PNS bidan dari RS Pirngadi Medan, Sri Elita Mulyanti alias Upik (39) gagal memasok 51,02 gram sabu ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Binjai.

Oknum Bidan PNS Jadi Pemasok Sabu di Lapas, Disuruh Simpan Dalam Bra Oleh Suami Kedua
tribunmedan
Oknum bidan yang pasok sabu di Lapas jalani sidang 

Oknum Bidan PNS Jadi Pemasok Sabu di Lapas, Disuruh Simpan Dalam Bra Oleh Suami Kedua

TRIBUNPEKANBARU.COM - Oknum PNS bidan dari RS Pirngadi Medan, Sri Elita Mulyanti alias Upik (39) gagal memasok 51,02 gram sabu ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Binjai

Sebelum berusaha membawa sabu ke Lapas, Oknum bidan tersebut sempat membawa sabu tersebut saat ia kerja. 

Barang haram tersebut ia simpan dalam bra yang ia kenakan saat itu. 

Saat menjalani sidang dengan agenda mendengarkan keterangan di Ruang Candra Pengadilan Negeri Binjai, Rabu (14/8/2019), oknum bidan tersebut juga membawa alat kontrasepsi.

Dalam sidang terkuak bahwa sabu 51,02 gram sempat dibawa terdakwa saat kerja sebagai bidan di Rumah Sakit‎ Umum Daerah Pirngadi Medan, Jumat (19/4/2019) lalu, atau sehari sebelum ditangkap petugas Lapas Klas IIA Kota Binjai.

Selama sidang, Upik terus berkilah tidak tahu bahwa yang dibawanya adalah sabu, dan kontrasepsi.

Diketahui juga, kertas berkepala surat RSUD Pirngadi Medan yang ‎dijadikannya untuk membalut klip putih berisi sabu dan diperintahkan oleh suami keduanya Dedi Supriono yang mendekam di Lapas ‎Binjai.

"Ada SMS disuruh suamimu ini terdakwa. Ini bukti SMSnya ada," kata Ketua Majelis Hakim Fauzul Hamdi.

Upik berdalih tidak tahu sabu yang dibawanya dan disuruh datang oleh suaminya.

Halaman
123
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved