Tembilahan

Perut Bocah Perempuan Asal Inhil Riau Membesar, Harus Dirujuk ke Pekanbaru Tapi Terbentur Biaya

Kondisi Nazwa (6) saat ini sudah sangat parah. Sang ayah hanya bekerja menangkap udang di Sungai Indragiri sehingga penghasilannya tak cukup.

Perut Bocah Perempuan Asal Inhil Riau Membesar, Harus Dirujuk ke Pekanbaru Tapi Terbentur Biaya
Ist
Kondisi Nazwa kian memprihatinkan di ruang perawatan anak, Lantai II RSUD Puri Husada Tembilahan Inhil Riau. 

“Kami ni semue keluarga tak mampu. Rasenye tak sanggup nak membawe anak ini ke Pekanbaru. Untuk makan sehari-hari saje, kami ni kembang kempis bang. Sekarang hanye bise berdoa, semoge ade jalan keluarnye dari Allah,” ujar Tiar dengan logat Melayunya yang kental.

Menurut Tiar, Keluarga Nazwa memang sangat berharap akan bantuan dari para dermawan, mengingat berbagai cara juga sudah ditempuh keluarga.

Antara lain, mendatangi Dinas Sosial Kabupaten Inhil untuk pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang bisa menjamin pengobatan gratis.

Baca: Benjolan Membesar di Bola Mata Balita Asal Inhil Riau, Orangtua Pasrah Anak Satu-satunya Kena Kanker

Namun kuota sudah penuh dan memang belum dibuka kembali oleh Pemerintah Pusat sejak ditutup beberapa waktu lalu.

Begitu juga BPJS Kesehatan yang baru dibuat dan baru bisa aktif 15 hari lagi.

“Kuotanya (KIS) penuh dan pusat belum membuka lagi. Tapi bantuan dari Dinas Sosial Inhil ada sekitar Rp2 juta saja. Itulah bang, makanya kami dah pusing. Apalagi jalan yang mau kami tempuh,” keluh Edi sedih, kakek yang selama ini merawat Nazwa.

Sekira ada para dermawan yang ingin membantu, silahkan menghubungi Edi, kakek kandung Nazwa di nomor: 082392189238.

(Tribunpekanbaru.com/T Muhammad Fadhli)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved