Wagubri Getol Disiplinkan ASN, Sebut Disiplin Bukan Hanya Milik TNI

Wagubri Edy Natar Nasution dikenal getol menegakkan aturan dan disiplin kepada para ASN Pemprov Riau. Bahkan dia sidak sampai ke kedai kopi.

Wagubri Getol Disiplinkan ASN, Sebut Disiplin Bukan Hanya Milik TNI
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Wagubri Edy Natar Nasution saat sidak ke sebuah kedai kopi beberapa waktu lalu. 

tribunpekanbaru.com - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edi Natar Nasution, dikenal getol mendisiplinkan pegawai di lingkungan Pemprov Riau. Sejak dilantik sebagai Wakil Gubenur Riau, Edi melakukan sejumlah terobosan yang membuat pegawai di lingkungan Pemprov Riau ketar-ketir.

Di antaranya adalah merazia pegawai yang suka nongkrong di kedai kopi saat jam kerja. Selain itu, ia juga tidak segan menegur pegawai jika ada yang berpakaian tidak lengkap dengan atributnya. Misalnya pakaian Melayu yang tidak dilengkapi kain sarung, atau tidak mengenakan papan nama.

"Sudah banyak yang diberikan sanksi oleh kepala OPD. Mereka rata-rata diberikan teguran," kata Edi, Rabu (14/8).

Namun dia menegaskan, razia di sejumlah kedai kopi yang gencar dilakukan, bukan berarti melarang minum atau makan di kedai kopi. Dia hanya melarang dan menertibkan pegawai yang nongkrong di kedai kopi saat jam kerja.

"Saya sama sekali tidak melarang pegawai ke kedai kopi, dan saya tidak punya hak melarang seseorang ke kedai kopi, kalau itu dilakukan di luar jam kerja. Hari Sabtu atau Minggu kalian ajak saya ke kopi, dari pagi sampai petang di sana, karena itu di luar jam kerja," ujarnya.

Edi menegaskan, diirnya hanya menjalankan aturan yang ada. Sebab kedisplinan pegawai memang dituntut untuk ditegakkan. Terlebih bagi para ASN (Aparatur Sipil Negara) yang digaji oleh negara menggunakan uang rakyat.

"Saya hanya ingin bermain dalam koridor aturan," sebutnya.

Sejauh ini, apa yang dilakukan terkait menegakkan kembali kedisiplinan mulai membuahkan hasil. Meskipun untuk bisa mendisiplinkan pegawai tidak bisa dilakukan secepat membalik telapak tangan.

"Saya paling tidak suka kalau ada yang bilang, Pak Wagub itukan mantan TNI, jadi disiplin. Padahal tidak bisa seperti itu. Karena disiplin itu bukan hanya milik TNI. Disiplin itu milik semua orang yang berkeinginan untuk maju," tegasnya. (smg)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved