Beruang Madu Yang Terjerat di Hutan Senepis, Mati Lemas

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau membenarkan seekor Beruang masu mati kena jeratan di Hutan Senepis, Dumai.

Beruang Madu Yang Terjerat di Hutan Senepis, Mati Lemas
FOTO/ISTIMEWA
Aktivis satwa liar sedang melepaskan jeratan yang menyebabkan beruang madu mati di Desa Batu Teritip, hutan Senepis, Dumai, Riau. 

Beruang Madu Yang Terjerat di Hutan Senepis, Mati Lemas

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau membenarkan seekor Beruang masu mati kena jeratan di Hutan Senepis, Dumai.

Kabid Wilayah II BBKSDA Riau, Heru mengungkapkan sebelum mati, beruang itu kondisinya stres dan lemah.

"Selanjutnya saya minta tim di lokasi untuk segera melakukan upaya untuk melepaskan jerat, karena kalau menunggu tim evakuasi dari Pekanbaru membutuhkan waktu sekitar 8 jam sampai ke lokasi," kata Heru.

Lanjut dia, tim dari Riau Satwa Fondation (RSF) yang pertama kali menemukan beruang itu terjerat, awalnya berhasil melepas jerat tersebut.

Baca: Beruang Madu Mati Terkena Jeratan di Hutan Senepis, Riau, Aktivis Temukan Puluhan Jerat

"Tapi nyawa beruang tidak tertolong lagi. Upaya tindaklanjut akan dikoordinasikan dengan tim RSF," tuturnya.

Sebelumnya, seekor beruang madu dikabarkan mati akibat terkena jerat di Desa Batu Teritip, hutan Senepis, Dumai, Riau.

Awalnya, beruang malang ini ditemukan oleh tim patroli gabungan dari Riau Satwa Fondation (RSF) dan perusahaan Suntara Gajah Pati (SGP), Selasa (13/8/2019).

Tim ketika itu menemukan seekor beruang berjenis kelamin betina, sedang terkapar akibat terkena jerat di area kebun masyarakat, yang merupakan bekas hutan yang sudah dirambah.

Baca: Kivlan Zein Ternyata Sudah Lama Menagih Ganti Rugi Biaya Operasional Pam Swakarsa ke Wiranto

Baca: Kapolres Inhil Turun Langsung Padamkan Api Karhutla

"Sementara itu di lokasi yang sama tim juga menemukan jerat yang masih aktif, dan tim berhasil memusnahkan puluhan jerat lainnya," kata aktivis RSF, Solfarina, Kamis (15/8/2019).

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved