Pekanbaru

Peringati HAN, Remaja Penerima Manfaat di BRSAMPK Rumbai Pekanbaru Tampilkan Atraksi Silat

Aksi silat yang diperagakan oleh penerima manfaat di tempat itu merupakan satu dari sekian banyak pertunjukan dan lomba

Peringati HAN, Remaja Penerima Manfaat di BRSAMPK Rumbai Pekanbaru Tampilkan Atraksi Silat
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Remaja penerima manfaat di BRSAMPK Jalan Sekolah, Kec Rumbai Pesisir memperlihatkan atraksi silat saat Peringatan Hari Anak Nasional di Kamis (15/8/2019). TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY 

Peringati HAN, Remaja Penerima Manfaat di BRSAMPK Rumbai Pekanbaru Tampilkan Atraksi Silat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tanpa ragu, sejumlah remaja secara piawai menunjukkan aksi bela diri silat dihadapan penonton yang hadir, satu persatu jurus andalan hingga salto di udara langsung ditampilkan hingga membuat tamu undangan yang menghadiri puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di halaman Balai Rehabilitasi Sosialisasi Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Rumbai Pekanbaru berdecak kagum.

Aksi silat yang diperagakan oleh penerima manfaat ditempat itu merupakan satu dari sekian banyak pertunjukan dan lomba yang juga diisi oleh sejumlah pelajar dari berbagai sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak.

Baca: Kisah di Balik Viral Kayu Bajakah Sebagai Obat Kanker, Nenek Sembuh dari Tumor Ganas Stadium 4

Baca: Fenomena Tanaman Bajakah Berkhasiat Sembuhkan Kanker, Aiman Kebanjiran Pertanyaan, Ini Jawabannya

Menurut Kepala BRSAMPK Rumbai Pekanbaru, Sutiono, kegiatan yang dipusatkan disana merupakan bagian dari pembentukan karakter para penerima manfaat. "Kita berikan kepercayaan diri sehingga menjadi anak yang mandiri, begitu juga dengan motivasi bina sosial dan keterampilan untuk bekal mereka kedepan," kata Sutiono.

Menurutnya, anak-anak penerima manfaat disana maksimal berumur 18 tahun, ada yang karena keterlantaran, tindakan kekerasan orang tua, korban Napza maupun yang lainnya.

Mereka akan dibina selama 3-6 bulan, bila lebih dari enam bulan, mereka akan menerima assessment, apakah perlu dilanjutkan atau tidak, "agamanya yang perlu kita kuatkan, kalau agamanya sudah kuat, perilakunya juga akan kuat," tambahnya.

Masih dijelaskan Sutiono, peringatan HAN adalah untuk menumbuhkan kepedulian, kesadaran dan peran aktif setiap individu, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media dan negara dalam menciptakan lingkungan yang berkualitas untuk anak, serta memberikan perhatian dan informasi yang seluas-luasnya kepada seluruh anak dan keluarga tentang pentingnya membangun karakter anak melalui peningkatan pengasuhan guna mempercepat penanaman nilai-nilai kebangsaan.

Peringatan hari HAN sendiri jatuh pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya, namun puncak rangkaian kegiatannya ditempat itu dilakukan hari ini dan diisi dengan jalan santai, fun games, door prize, perlombaan mewarnai, menggambar dan pembuatan puisi.

Sementara itu, Kasubdit Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) Rehabilitasi Sosial Anak (RSA) Kemensos, Cup Santo mengatakan bahwa peringatan ini tidak sekedar untuk mendatangkan kemeriahan saja. "Putra-putri kita sejatinya adalah manusia yang sama dengan orang dewasa, memiliki hak asasi yang butuh untuk diakui dan dihargai. Anak berhak mendapatkan pelayanan pendidikan dan pengajaran yang bermutu sesuai potensi, minat dan bakatnya. Anak berhak atas pelayanan kesehatan sesuai fisik dan mentalnya, anak pun bebas berpendapat, menerima dan mencari informasi sesuai tumbuh kembangnya didasari dengan nilai kesusilaan dan kepatuhan," jelas Cup Santo.

Baca: 1.946 Preman dan Penjahat Mati Ditembak Petrus di Zaman Soeharto, Perangi Kejahatan Dimasa Orde Baru

Baca: Bocoran Menteri Muda di Kabinet Baru Jokowi, Ada yang Usia di Bawah 30 Tahun dan Bukan dari Partai

Selain itu ia juga mengingatkan agar orang dewasa berkewajiban memberikan perlindungan pada anak terhadap diskriminasi, eksploitasi ekonomi dan seksual, penelantaran, kekerasan, penganiayaan dan perlakuan salah lainnya. (Tribun Pekanbaru.com/Theo Rizky)

CAPTION : Remaja penerima manfaat di BRSAMPK Jalan Sekolah, Kec Rumbai Pesisir memperlihatkan atraksi silat saat Peringatan Hari Anak Nasional di Kamis (15/8/2019). TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY

Penulis: TheoRizky
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved